Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

DJP Jatim II Perkuat UMKM Inklusif Lewat BDS dan Market Day

BERKAH News24 - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur II terus memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kegiatan Business Development Services (BDS) Tahun 2026 bertema “UMKM Adaptif di Era Digital”, Kamis (21/5/2026). 

Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen DJP dalam mendukung pengembangan UMKM sekaligus meningkatkan pemahaman perpajakan melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan.

Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II, Arridel Mindra, mengatakan UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, UMKM berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja.

“Melalui kegiatan ini kami berharap para pelaku UMKM semakin adaptif menghadapi perkembangan teknologi, mampu memanfaatkan digitalisasi untuk memperluas pemasaran, memperkuat daya saing usaha, serta mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan,” ujar Arridel.

Program BDS tersebut merupakan hasil kolaborasi Kanwil DJP Jawa Timur II bersama KPP Pratama Sidoarjo Selatan dan KPP Pratama Sidoarjo Barat dengan melibatkan 50 pelaku UMKM. Peserta terdiri atas 30 anggota Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Cabang Sidoarjo serta masing-masing 10 UMKM binaan KPP Pratama Sidoarjo Selatan dan KPP Pratama Sidoarjo Barat.

Keterlibatan pelaku UMKM dari kalangan disabilitas menjadi wujud nyata semangat inklusivitas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berdaya saing.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Fun Walk dan Market Day yang menghadirkan berbagai produk unggulan UMKM peserta. Kegiatan ini menjadi sarana promosi sekaligus membuka peluang perluasan jaringan usaha melalui interaksi langsung antara pelaku UMKM dan masyarakat.

Antusiasme peserta maupun pengunjung terlihat dari tingginya minat terhadap produk-produk yang dipasarkan selama kegiatan berlangsung.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi Business Development Services yang menghadirkan edukasi perpajakan serta pengembangan usaha berbasis digital. Dalam sesi tersebut, para pelaku UMKM mendapatkan pembekalan mengenai kewajiban perpajakan, strategi pengembangan usaha, hingga pemanfaatan platform digital untuk memperluas pasar.

Materi disampaikan oleh Penyuluh Pajak KPP Pratama Sidoarjo Selatan, Bondhan Dewantoro, serta SME Development Shopee dari Kampus UMKM Shopee Jawa Timur, Gunawan Prianto.

Ia menegaskan, melalui program BDS, Direktorat Jenderal Pajak tidak hanya hadir dalam aspek edukasi perpajakan, tetapi juga sebagai mitra strategis yang mendukung pengembangan usaha melalui penguatan kapasitas, pendampingan, serta pemanfaatan teknologi digital.

Pada kesempatan tersebut, Arridel juga mengingatkan para Wajib Pajak untuk segera memenuhi kewajiban pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak 2025.

“Kami mengajak Wajib Pajak Badan untuk segera melaporkan SPT Tahunan sebelum batas akhir pelaporan. Begitu pula Wajib Pajak Orang Pribadi yang belum menyampaikan SPT agar segera memenuhi kewajiban perpajakannya tanpa menunda hingga mendekati batas waktu,” katanya.

Kanwil DJP Jawa Timur II berharap kepatuhan perpajakan sukarela masyarakat terus meningkat melalui pelaporan SPT Tahunan secara tepat waktu sebagai bentuk partisipasi dalam mendukung pembangunan nasional.

close
Pasang Iklan Disini