Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

139 Guru Non-IT Ikuti Pelatihan AI, Ditekankan Etika dan Keamanan Penggunaan

BERKAH News24 - Sebanyak 139 guru non-IT yang didominasi oleh tenaga pendidik tingkat SMA dan SMK mengikuti pelatihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang digelar secara daring melalui Zoom, Kamis (16/4/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi digital di kalangan pendidik, sekaligus menjawab tantangan pemanfaatan teknologi AI di dunia pendidikan.

Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber Muhajir S. Aziz, Relawan TIK, yang menekankan pentingnya pendekatan bijak dalam menyikapi perkembangan teknologi AI di lingkungan sekolah. Ia mengingatkan agar para guru tidak serta-merta membatasi penggunaan AI oleh siswa, melainkan mengarahkan pemanfaatannya secara tepat dan bertanggung jawab.

“Jangan membatasi siswa dalam menggunakan AI. Yang terpenting adalah bagaimana kita membimbing mereka agar tetap menggunakan pendekatan akhlak dalam memanfaatkan teknologi ini,” ujarnya.

Menurut Muhajir, penggunaan AI di kalangan pelajar merupakan keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, peran guru menjadi sangat krusial dalam memberikan pendampingan, agar teknologi tersebut tidak disalahgunakan dan tetap memberikan dampak positif bagi proses pembelajaran.

Dalam paparannya, ia juga memperkenalkan tiga aturan emas keselamatan penggunaan AI di sekolah. Pertama, mewaspadai halusinasi AI dengan selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang dihasilkan. Kedua, menjaga privasi dengan mengutamakan keamanan data pribadi dan institusi. Ketiga, menyaring potensi bias algoritma dengan tetap menggunakan pola pikir kritis dalam memahami hasil yang diberikan AI.

Ketiga prinsip tersebut dinilai penting untuk membangun kesadaran digital yang sehat di lingkungan pendidikan, sekaligus memperkuat peran guru sebagai fasilitator pembelajaran di era teknologi.

Pelatihan ini disambut antusias oleh para peserta yang berasal dari berbagai daerah. Selain mendapatkan pemahaman dasar tentang AI, para guru juga diharapkan mampu mengintegrasikan teknologi tersebut dalam proses belajar mengajar secara adaptif, kreatif, dan beretika.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pendidik semakin siap menghadapi transformasi digital di sektor pendidikan, sekaligus mampu menciptakan lingkungan belajar yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa mengesampingkan nilai-nilai moral dan etika. (jal/hjr)

close
Pasang Iklan Disini