Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Mudik 2026, Polres Madiun Siagakan Pasukan dan Pos Pengamanan Strategis

BERKAH News24 - Mengawali rangkaian pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kapolres Madiun memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di lapangan Tribrata Mapolres Madiun. Apel ini menjadi penanda kesiapan total personel dalam mengawal arus mudik dan perayaan lebaran di wilayah Kabupaten Madiun, Kamis (12/3/2026).

Operasi kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai Jumat, 13 Maret 2026 hingga Rabu, 25 Maret 2026.

Dalam arahannya, Kapolres Madiun menekankan bahwa Operasi Ketupat Semeru tahun ini bukanlah sekadar rutinitas. Pihaknya telah melakukan berbagai tahapan perencanaan yang didasarkan pada evaluasi mendalam dari operasi-operasi tahun sebelumnya.

“Dalam proses ini tentunya ada beberapa kegiatan pendahuluan yang dilakukan, mulai dari kesiapan hingga perencanaan dengan melihat evaluasi dari kegiatan sebelumnya, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat kali ini bisa lebih baik dan lebih disempurnakan,” ujar Kapolres.

Sebelum memasuki tahapan Operasi Ketupat, jajaran Polda Jatim dan Polres Madiun juga telah bergerak melalui Operasi Pekat Semeru. Langkah proaktif ini diambil untuk menekan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar aktivitas selama Ramadan hingga Lebaran tetap kondusif.

Kapolres menjelaskan bahwa fokus pengamanan tidak hanya tertuju pada kelancaran arus lalu lintas atau mudik semata, melainkan mencakup seluruh rangkaian aktivitas masyarakat, di antaranya:

  • Malam Takbiran dan pelaksanaan Salat Idulfitri.
  • Tradisi Halal Bihalal dan silaturahmi warga.
  • Pengamanan di titik-titik lokasi rekreasi keluarga.

Sebagai langkah konkret di lapangan, Polres Madiun telah mendirikan sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) yang tersebar di berbagai titik strategis. Penempatan pos ini difokuskan pada jalur utama mudik, titik rawan kemacetan, serta area publik yang menjadi pusat keramaian.

“Pos-pos ini disiagakan untuk memberikan respon cepat terhadap gangguan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas. Petugas di pos akan siap melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan, mulai dari informasi jalur mudik hingga bantuan medis darurat,” jelas Kapolres.

Senada dengan instruksi Kapolda Jatim, Kapolres menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa tenang bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kita ingin memastikan masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah Ramadan, merayakan Idulfitri, hingga melakukan kegiatan silaturahmi bersama keluarga,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara kepolisian, TNI, dan instansi terkait, diharapkan arus mudik dan balik di wilayah Madiun tahun 2026 ini dapat berjalan lancar dengan angka kecelakaan dan kriminalitas yang minimal.(hms/BN24)


 

close
Pasang Iklan Disini