BERKAH News24 - Pemerintah Kabupaten Madiun terus berupaya melakukan transformasi digital di seluruh wilayah Kabupaten Madiun. Langkah ini diambil guna menciptakan ekosistem pelayanan publik yang lebih responsif, transparan, dan bebas dari praktik manipulasi.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Madiun Hari Wuryanto, dalam acara Sosialisasi dan Sarasehan bertajuk "Membangun Ekosistem Pelayanan yang Cepat dan Akurat" di Pendopo Kantor Desa Krandegan, Kecamatan Kebonsari, pada Jumat (24/4/2026).
Bupati Hari Wuryanto menekankan bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan kebutuhan mendesak dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Menurutnya, sistem digital adalah kunci untuk memangkas birokrasi yang lambat.
“Dengan digitalisasi, insyaallah kita bisa memberikan layanan terbaik. Transparansinya nyata, akuntabel, dan historisnya bisa dilihat. Kita mau berbuat apa pun bisa terpantau, mau menaikkan (anggaran) tidak bisa karena semua kelihatan,” tegas Hari Wuryanto.
Bupati juga menyoroti pentingnya kesiapan aparatur negara. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Madiun tengah gencar memberikan pelatihan intensif bagi seluruh perangkat, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.
Hal ini bertujuan agar kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) tidak tertinggal oleh kemajuan teknologi yang cepat.
Selain aspek SDM, infrastruktur penunjang juga menjadi fokus utama. Salah satu poin menarik dalam sarasehan tersebut adalah rencana penyediaan akses Wi-Fi gratis di setiap Balai Desa.
Melalui program Wi-Fi gratis ini akan mengurangi biaya operasional komunikasi di tingkat desa, mempermudah warga dalam mendapatkan informasi publik secara cepat, dan mendukung kelancaran aplikasi pelayanan administrasi kependudukan dan sosial secara online.
Melalui integrasi teknologi dan komitmen yang kuat, Pemerintah Kabupaten Madiun optimis dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok desa.












