Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Kumpulkan Pilar Sosial, Pemkab Madiun Salurkan 1.080 Paket Permakanan untuk Warga Rentan

BERKAH News24 - Pemerintah Kabupaten Madiun menyalurkan 1.080 paket bantuan bagi warga rentan, Selasa sore (3/2/2026).

Penyaluran bantuan ini disampaikan saat pembinaan pilar-pilar sosial, di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun.

“Kami ingin meningkatkan kapasitas dan sinergi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, dalam laporan kegiatan.

Bantuan ini diberikan kepada lansia, anak yatim, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya.

Sementara itu Bupati Madiun Hari Wuryanto mengajak seluruh elemen pilar sosial, memperkuat komitmen dalam pelayanan. Apalagi saat bulan Ramadan. 

Menurut Bupati, pentingnya dilakukan pendekatan secara profesional dan humanis dalam mendampingi masyarakat untuk mengatasi berbagai masalah sosial.

“Panjenengan adalah garda terdepan pelayanan kesejahteraan. Layani dengan hati, tetapi tetap berpegang pada aturan,” kata Bupati.

Selainitu Bupati meminta agar pendamping PKH memiliki target, sehingga penerima manfaat dapat berproses menuju kemandirian. 

“Kalau lima tahun menerima bantuan, tahun berikutnya sudah bisa mandiri.” pungkasnya.(as/BN24)



menggelar pembinaan pilar-pilar sosial sekaligus penyerahan simbolis bantuan permakanan bagi masyarakat rentan di Pendopo Muda Graha, Selasa (3/3/2026) pukul 16.00 WIB.

Kegiatan yang diprakarsai Dinas Sosial Kabupaten Madiun itu dihadiri unsur pilar sosial dari berbagai lini yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam pelayanan kesejahteraan sosial.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, mengatakan pembinaan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan menyatukan persepsi antara pemerintah daerah dan pilar sosial. 

“Kami ingin meningkatkan kapasitas dan sinergi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya dalam laporan kegiatan.

Selain pembinaan, Dinsos menyalurkan 1.080 paket bantuan permakanan bagi lansia, anak yatim, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya. 

Penyerahan dilakukan secara simbolis, sementara distribusi selanjutnya dikawal hingga tingkat kecamatan dan desa.

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto mengajak pilar sosial memperkuat komitmen pelayanan, terutama di bulan Ramadan. 

Ia menekankan pentingnya pendekatan profesional yang tetap humanis dalam mendampingi masyarakat.

“Panjenengan adalah garda terdepan pelayanan kesejahteraan. Layani dengan hati, tetapi tetap berpegang pada aturan,” ujarnya. 

Ia juga mendorong pendamping PKH memiliki target agar penerima manfaat dapat berproses menuju kemandirian. 

“Kalau lima tahun menerima bantuan, tahun berikutnya sudah bisa mandiri.”

Bupati turut mengingatkan pentingnya pembaruan dan validasi data sosial agar bantuan tepat sasaran serta meminimalkan polemik di masyarakat. 

Ia juga menyampaikan progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Nglames yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2.

“Kalau sekitar 1.200 anak bisa kita fasilitasi sampai lulus dan siap bekerja, itu menjadi ikhtiar jangka panjang untuk menekan angka kemiskinan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Madiun berharap sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pilar sosial semakin solid sehingga program kesejahteraan sosial berjalan lebih terarah dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. (Mah)

close
Pasang Iklan Disini