Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Berkelanjutan, Bojonegoro Kick Off CKG 2026

BERKAH News24 - Pelaksanaan kick off Cek Kesehatan Gratis (CKG) tahun 2026 resmi dimulai di Kabupaten Bojonegoro, Kamis (22/01/2026) yang dipusatkan di Kecamatan Malo. Program ini merupakan bagian dari rangkaian Kampanye Cegah Stunting sekaligus implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Asta Cita dalam mendukung deteksi dini kesehatan masyarakat.


Kick off CKG menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini. Program ini dirancang sebagai upaya deteksi awal berbagai faktor risiko penyakit guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bojonegoro secara berkelanjutan.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang hadir dalam kegiatan ini menegaskan bahwa masih diperlukan upaya bersama untuk menghilangkan rasa takut masyarakat dalam melakukan cek kesehatan. Ia meminta para kepala desa agar dapat menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Masih banyak masyarakat yang takut melakukan CKG. Saya minta para kepala desa bisa memberikan contoh langsung. Jangan hanya mengajak, tetapi dirinya sendiri belum pernah cek kesehatan. Ini demi kebaikan bersama,” tegas Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kesadaran dan membudayakan hidup sehat, salah satunya melalui CKG yang kini telah difasilitasi oleh pemerintah. 

“Kita tidak bisa mengatakan sehat kalau belum cek kesehatan. Harapannya, pada tahun 2026 pelaksanaan CKG bisa berjalan maksimal, bahkan kalau bisa menjangkau 100 persen masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiyati, menyampaikan bahwa pada tahun 2025 pemerintah pusat menargetkan cakupan CKG sebesar 36 persen dari total penduduk Indonesia.

“Capaian Kabupaten Bojonegoro mampu melampaui target tersebut, yakni sebesar 40,33 persen atau 534.434 jiwa. Cakupan ini meliputi seluruh kelompok umur, mulai dari bayi hingga lanjut usia,” jelasnya.

Berdasarkan pelaksanaan CKG tahun 2025, ditemukan sejumlah permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian bersama, di antaranya karies gigi terutama pada anak, obesitas, hipertensi, gangguan penglihatan, serta pra diabetes melitus. Temuan tersebut menjadi dasar penguatan upaya promotif dan preventif pada pelaksanaan CKG tahun berikutnya.

Pada tahun 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro menargetkan cakupan CKG lebih dari 46 persen. Sasaran program ini mencakup bayi, balita, anak prasekolah, anak usia sekolah, kelompok usia dewasa, ibu hamil, ibu menyusui, hingga lanjut usia.

Ninik menambahkan, pelaksanaan CKG turut memberikan dampak positif terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini tercermin dari usia harapan hidup masyarakat Bojonegoro yang meningkat dari 74 tahun pada 2024 menjadi 75 tahun pada 2025. “Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sehat dan semakin sadar akan pentingnya melakukan cek kesehatan secara rutin,” imbuhnya.

Sebagai tanda dimulainya pelaksanaan CKG Tahun 2026, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah serta tamu undangan VIP secara simbolis menjadi peserta pertama CKG, yang kemudian diikuti oleh para tamu undangan lainnya.

Melalui pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis Tahun 2026, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini. Dengan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat, CKG menjadi langkah nyata dalam membangun budaya hidup sehat demi masa depan Bojonegoro yang lebih berkualitas.[zul/nn] 

close
Pasang Iklan Disini