BERKAH News24 - Universitas Muhammadiyah Madiun (Ummad) terus menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan reputasi institusi di tengah persaingan pendidikan tinggi yang kian ketat.
Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah dengan
menggelar Workshop “Membangun Branding di Era Digital untuk Penerimaan
Mahasiswa Baru.
Workshop ini diikuti oleh para dosen dan tenaga
kependidikan Ummad , sebagai bagian dari upaya kolektif kampus dalam memperkuat
strategi branding yang
adaptif terhadap karakter generasi Z.
Kegiatan tersebut menjadi rangkaian program peningkatan
kualitas institusi, khususnya dalam mendukung efektivitas Penerimaan Mahasiswa
Baru (PMB) berbasis digital.
Dalam workshop ini, peserta diajak untuk mendiskusikan
berbagai aspek penting dalam membangun citra kampus, mulai dari identitas
visual, konsistensi pesan, hingga strategi pengelolaan konten media sosial yang
relevan dan berdampak.
Branding kampus
tidak lagi sekadar logo atau slogan, melainkan narasi yang dibangun secara
berkelanjutan dan terstruktur.
Salah satu sesi utama diisi oleh Dr. Fajar Junaedi, dosen
Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), yang menekankan
pentingnya pengelolaan brand institusi
secara sistematis dan profesional.
“Di era digital seperti sekarang, setiap institusi,
termasuk universitas, harus memiliki brand guideline yang jelas untuk menjaga
konsistensi identitas. Selain itu, content pillar sebagai fondasi utama konten
juga harus didefinisikan dengan baik agar pesan yang disampaikan tetap relevan
dan berdampak,” ujar Fajar.
Dia menambahkan, tanpa perencanaan konten (content planning) yang
matang, upaya branding berpotensi menjadi tidak efektif. Konten yang disajikan
secara acak dan tanpa arah strategis justru dapat melemahkan citra institusi di
mata publik.
Workshop ditutup dengan sesi diskusi panel yang membahas
penerapan strategi branding dalam konteks pendidikan tinggi.
Diskusi ini menyoroti bagaimana Ummad dapat
mengoptimalkan keunggulan yang dimilikinya untuk menarik minat calon mahasiswa
baru, baik di tingkat regional maupun nasional.
Sebagai salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah yang
terus bertumbuh di Jawa Timur, Ummad memiliki posisi strategis dengan
akreditasi institusi “Baik Sekali”.
Capaian tersebut menjadi modal penting dalam membangun
kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan.
Empat Pilar Keunggulan
Dalam pengembangan brand institusi,
Ummad menegaskan komitmennya melalui empat pilar utama, yaitu:
1. Pusat Pendidikan Unggul, yang berfokus pada penciptaan
lulusan inovatif, adaptif, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
2. Islami, dengan penanaman nilai-nilai akhlakul karimah
sebagai fondasi karakter mahasiswa.
3. Digitalisasi Modern, melalui integrasi teknologi
mutakhir seperti kecerdasan buatan (AI) dan sistem informasi dalam proses
pembelajaran.
4. Global, dengan penguatan jejaring internasional dan
program kompetisi yang membuka peluang mahasiswa berkiprah di tingkat dunia.
Ummad juga menawarkan beragam program studi yang relevan
dengan kebutuhan era digital dan dunia industri, di antaranya Program Sarjana
(S1) BioKewirausahaan, Ilmu Aktuaria, Informatika berbasis AI, Ilmu
Kesejahteraan Sosial, Ilmu Komunikasi (terakreditasi B), Administrasi
Kesehatan, Hukum, Psikologi, dan Manajemen. Selain itu, tersedia pula program
D3 Kebidanan serta Desain Komunikasi Visual.
Saat ini, Ummad tengah berproses menuju transformasi
menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT).
Transformasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan
layanan pendidikan, meningkatkan fasilitas, serta memperkuat daya saing
institusi di tingkat regional maupun nasional.
Melalui workshop branding ini,
Ummad optimistis dapat memperkuat citra institusi secara berkelanjutan dan
menjadikannya sebagai pilihan utama calon mahasiswa yang menginginkan
pendidikan berkualitas, berkarakter Islami, dan relevan dengan tantangan masa
depan.












