Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Kanwil Kemenag Jatim Dukung Safari Keagamaan Antikorupsi KPK RI

BERKAH News24 - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Safari Keagamaan Antikorupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Permas). Kegiatan bertema “Strategi Trisula Pencegahan Korupsi Bidang Keagamaan” tersebut dilaksanakan secara hybrid di Aula Kanwil Kemenag Jawa Timur.

Pimpinan KPK RI, Ibnu Basuki Widodo, hadir sebagai narasumber utama dan memaparkan strategi Trisula Pencegahan Korupsi yang meliputi pendidikan, pencegahan, penindakan, serta penguatan peran serta masyarakat. Ia menegaskan bahwa integritas merupakan nilai dasar yang harus ditanamkan sejak dini dan dijaga secara berkelanjutan. “Melalui pendidikan, seseorang akan memiliki kesadaran untuk tidak melakukan korupsi. Integritas bukan sesuatu yang instan, tetapi harus dirawat terus-menerus,” ujar Ibnu dalam keterangan tertulis, Rabu (14/1/2026).

Pada aspek pencegahan, Ibnu menekankan pentingnya perbaikan sistem tata kelola agar tertutup dari peluang terjadinya tindak pidana korupsi. Sementara pada sisi penindakan, ia menyebutkan bahwa langkah tersebut bertujuan memberikan efek jera, yang harus didukung oleh peran aktif masyarakat.

Dalam paparannya, Ibnu juga menjelaskan 30 bentuk tindak pidana korupsi yang dikelompokkan ke dalam tujuh kategori. Selain itu, ia menegaskan pentingnya penerapan sembilan nilai integritas Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.

Terkait kolaborasi, Ibnu menyampaikan bahwa Kementerian Agama merupakan mitra strategis KPK dalam upaya pendidikan dan pencegahan korupsi. Sejumlah kerja sama telah dilaksanakan sepanjang 2025, di antaranya e-learning gratifikasi, pelaksanaan Safari Keagamaan Antikorupsi di sejumlah Kanwil Kemenag, serta penerbitan buku Peran Serta Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi Menurut Perspektif Agama di Indonesia.

Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, mengapresiasi kehadiran KPK RI yang dinilai memberikan penguatan signifikan terhadap komitmen integritas di lingkungan ASN Kementerian Agama. Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang strategis untuk memperdalam pemahaman sekaligus menguatkan implementasi nilai-nilai antikorupsi dalam tata kelola pemerintahan. “Integritas bukan sekadar prinsip moral, tetapi fondasi utama dalam penyelenggaraan layanan publik yang bersih dan akuntabel. Jabatan merupakan amanah, bukan fasilitas, sehingga harus dijalankan sesuai ketentuan dan regulasi,” tegasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Bagian Tata Usaha, para Kepala Bidang, serta para Pembimbing Masyarakat di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Timur. Turut hadir Kepala Kantor dan Kepala Subbag Tata Usaha Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, pimpinan organisasi profesi dan kelompok kerja, seperti Ketua APRI Jawa Timur, Ketua IPARI Jawa Timur, Ketua KKM MIN/MTsN/MAN Jawa Timur, serta Ketua Pokjawas Madrasah dan PAIS Jawa Timur. (hjr)

close
Pasang Iklan Disini