BERKAH News24 - Jalan poros Dusun Kelompok di Desa Mojogebang, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto telah diresmikan. Jalan ini tidak hanya menghubungkan warga antardesa, tetapi juga menjadi akses utama menuju SMK Negeri Kemlagi yang setiap hari dilalui pelajar, tenaga pendidik, dan masyarakat umum.
Peresmian dilakukan oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, sekaligus dilangsungkan tasyakuran peresmian yang dihadiri Forkopimca Kemlagi, Kepala Desa Mojogebang beserta perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Dusun Kelompok.
Dalam sambutannya, Bupati Albarraa menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan jalan poros tersebut. Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
"Pembangunan jalan poros Dusun Kelompok ini adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses jalan yang layak dan dapat digunakan dengan baik,"ujar Bupati yang akrab disapa Gus Barra, Selasa (13/1/2026).
Gus Barra menjelaskan bahwa jalan poros Dusun Kelompok merupakan bagian dari belanja modal jalan kabupaten, berupa pelebaran jalan menuju standar ruas Jalan Mojowono - Mojogebang. Ruas ini menghubungkan Desa Mojowono dan Desa Mojogebang di Kecamatan Kemlagi serta menjadi akses utama menuju SMK Negeri Kemlagi.
Pembangunan dilaksanakan dengan nilai kontrak sebesar Rp2.945.932.000. Pekerjaan meliputi pelebaran jalan selebar 5,50 meter sepanjang 350 meter dan selebar 5,00 meter sepanjang 438 meter. Konstruksi menggunakan perkerasan beton FS 40 dengan tulangan besi wiremesh, dilengkapi dinding penahan jalan dari pasangan batu kali, serta saluran RCP berdiameter 80 sentimeter pada dua titik untuk memperlancar drainase.
Melalui pembangunan ini, Gus Barra berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya.
"Jalan ini kita bangun agar aktivitas warga menjadi lebih lancar, baik untuk bekerja, mengangkut hasil usaha, bersekolah, beribadah, maupun keperluan sehari-hari lainnya,"tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar menjalankan program.
"Pemerintah Kabupaten Mojokerto membangun jalan ini berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat, bukan hanya menjalankan program,"tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi penting bagi kemajuan daerah secara keseluruhan.
"Ketika akses desa semakin baik, pergerakan ekonomi akan semakin lancar, kualitas hidup masyarakat meningkat, dan kesejahteraan dapat dirasakan secara lebih merata,"ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan mengajak masyarakat untuk menjaga jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. (red)












