BERKAH News24 — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Madiun untuk mempelajari implementasi skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) pada sektor Alat Penerangan Jalan (APJ), Jumat (16/10/2026). Kunjungan ini menjadi langkah strategis Garut dalam menggali solusi percepatan pembangunan infrastruktur yang efektif dan efisien di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin diterima oleh Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi di Ruang Rapat IT, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun, Caruban. Turut hadir dalam pertemuan tersebut anggota Komisi C DPRD Kabupaten Madiun Rudy Triswahono, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, serta jajaran pejabat pemkab terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan bahwa keterbatasan APBD dan tingginya tuntutan pelayanan publik menuntut pemerintah daerah untuk memiliki strategi pembangunan yang kreatif dan inovatif.
“Kami datang untuk saling berbagi pengalaman dan strategi terkait penerangan jalan ini. Buat kami, harus punya strategi yang kreatif, Pak Wabup,” ujar Syakur.
Ia berharap hasil dari studi banding ini dapat diterapkan di Kabupaten Garut, sekaligus membuka peluang sinergi antarwilayah dalam peningkatan infrastruktur dan pelayanan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi menyambut terbuka kehadiran jajaran Pemkab Garut. Purnomo menjelaskan bahwa skema KPBU dipilih Pemkab Madiun sebagai solusi atas keterbatasan anggaran, efisiensi waktu, serta akselerasi investasi daerah.
Melalui skema KPBU metode DBFOMT (Design, Build, Finance, Operate, Maintenance, Transfer), Kabupaten Madiun berhasil merealisasikan 7.459 titik APJ baru. Pemasangan lampu jalan ini diprioritaskan untuk menekan angka kecelakaan di jalur rawan (jalur tengkorak) serta menghidupkan perekonomian warga di malam hari.
"Kita termasuk punya jalan tengkorak, contohnya di Dumpil. Itu merupakan jalan yang menghubungkan misalnya ke Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, dan sebagainya. Ini perlu penerangan juga Pak Bupati. Minimal untuk memberikan perlindungan ke masyarakat, dan juga bagaimana ekonomi di wilayah kita ini meningkat," papar Wabup Purnomo.
Purnomo menambahkan, ada beberapa faktor kunci yang mendukung keberhasilan proyek KPBU APJ di Kabupaten Madiun, di antaranya pembentukan Simpul KPBU, Tim KPBU, dan Panitia Pengadaan yang solid. Keaktifan OPD dalam ikutan capacity building dan berkoordinasi intensif dengan Kantor Bersama KPBU Pusat. Pembagian tugas OPD yang jelas serta pengawasan kualitas pekerjaan secara berkala. Melibatkan DPRD sejak tahap perencanaan hingga persetujuan anggaran untuk menjamin kepastian hukum dan kelancaran proyek.
Melalui kunjungan studi banding ini, Pemkab Garut diharapkan memperoleh gambaran komprehensif dari tahap perencanaan hingga tata kelola KPBU APJ, sebagai bahan acuan dalam merumuskan kebijakan infrastruktur penerangan jalan yang berkelanjutan di Jawa Barat.(as/BN24)







