BERKAH News24 — Bupati Madiun Hari Wuryanto menghadiri Wisuda Akbar III Program Syariah Capital Market Tahfidz An-Najah Tahun Ajaran 2025–2026, pada Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan perjuangan para santri dalam menghafal Al-Qur’an, sekaligus menjadi momentum untuk membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Bupati Madiun menekankan bahwa menghafal Al-Qur'an adalah langkah awal yang sangat berharga. Ia mengingatkan para santri untuk terus menjaga hafalan, mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, serta terus mengasah kemampuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Oleh karena itu, sinergi antara lembaga pendidikan Islam dan pemerintah daerah harus terus diperkuat," ujar Bupati Hari Wuryanto.
Pada acara wisuda kali ini, sebanyak 15 santriwati resmi diwisuda. Secara keseluruhan, program Tahfidz An-Najah yang bekerja sama dengan An-Najah Academy telah mencatatkan pencapaian luar biasa dengan menjangkau hingga 1.221 santri sejak awal berdirinya.
Melalui momentum Wisuda Akbar III ini, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap dapat melahirkan generasi yang istiqamah, berilmu, berakhlak mulia, serta siap berkontribusi nyata bagi masyarakat luas demi mewujudkan Kabupaten Madiun yang religius, berdaya saing, dan BERSAHAJA.(as/BN24)









