BERKAH News24 – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026, di Gedung DPRD Kabupaten Madiun, Jumat (14/8/2026).
Rapat paripurna ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan anggota DPRD, Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Madiun dr Purnomo Hadi, unsur jajaran Forkopimda, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun.
Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, menyampaikan bahwa isi dari pidato kenegaraan Presiden pada dasarnya merupakan pertanggungjawaban dan laporan kinerja pemerintah pusat selama satu tahun terakhir.
"Pada prinsipnya, kaitan pidatonya Pak Presiden hari ini pada dasarnya kan laporan kinerja yang sudah dijalankan selama satu tahun. Tadi disampaikan hal-hal unggulan pemerintahan, seperti kaitan BUMN maupun Danantara," ujar Fery usai pelaksanaan Rapat Paripurna.
Ia juga menambahkan bahwa capaian di tingkat nasional tersebut tentu perlu disesuaikan dengan kondisi riil dan dinamika di daerah masing-masing, termasuk di Kabupaten Madiun.
Menanggapi poin pidato Presiden mengenai capaian swasembada pangan nasional, Fery menegaskan bahwa Kabupaten Madiun sejak lama telah menjadi daerah yang tangguh dan mandiri dalam menyokong kebutuhan pangan masyarakat.
"Kalau di Indonesia dinilai swasembada pangan, dari dulu kita memang mampu. Khusus di Kabupaten Madiun sendiri, swasembada pangan itu sudah lama terwujud. Kita sudah bisa menyediakan apa yang menjadi kebutuhan pangan masyarakat," tegasnya.
Terkait aspirasi warga, Fery mengungkapkan bahwa kunci utama yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini—baik di tingkat nasional maupun lokal Kabupaten Madiun—adalah kestabilan ekonomi.
"Yang dibutuhkan masyarakat sebenarnya sederhana, ingin kestabilan ekonomi. Harapannya gimana ekonomi bisa stabil dan dampaknya benar-benar terasa sampai ke masyarakat bawah," lanjutnya.
Menghadapi tantangan fiskal seperti adanya penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat, DPRD Kabupaten Madiun berkomitmen untuk terus mendorong Pemerintah Daerah agar tetap kreatif dan efektif dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Fery menegaskan pihak legislatif siap mengawal dan
mengoptimalkan fungsi pengawasan serta penganggaran agar program pemulihan dan
penguatan ekonomi daerah dapat tercapai sesuai harapan masyarakat.(as/BN24)






