BERKAH News24 – Ajang spektakuler Caruban Night Carnival dipastikan kembali digelar Pemerintah Kabupaten Madiun setelah sempat vakum selama kurang lebih 12 tahun. Event ini siap memeriahkan rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Madiun.
Rencananya, karnaval malam penuh warna yang diikuti puluhan peserta tersebut akan dihelat pada Jumat, 21 Agustus 2026. Mengambil titik start dari Alun-Alun Reksogati Caruban dan finish di Lapangan Bangunsari, para peserta akan melintasi sejumlah jalan protokol di Kota Caruban.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, didampingi para asisten Sekda, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Caruban Night Carnival di Ruang IT Puspem Kabupaten Madiun, Rabu (5/8/2026).
Sekda menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi antar-instansi demi menyukseskan event yang diproyeksikan menjadi agenda tahunan unggulan Kabupaten Madiun tersebut.
"Karena waktu pelaksanaan yang relatif sudah dekat, koordinasi dan kolaborasi antar-pihak harus diperkuat. Event ini dari kita, untuk kita, dan untuk seluruh masyarakat," tegas Sigit Budiarto.
Lebih lanjut, Sekda menjelaskan bahwa ada sejumlah tujuan besar yang ingin dicapai melalui Caruban Night Carnival.
Selain menjadi panggung unjuk kreasi kekayaan ragam budaya daerah, juga mengenalkan berbagai keunggulan daerah ke tingkat yang lebih luas.
Selain itu akan mendorong perputaran ekonomi lokal, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta meningkatkan angka kunjungan wisatawan sekaligus menyajikan hiburan berkualitas bagi warga.
Guna menjaga ketertiban bersama, Pemkab Madiun menerapkan sejumlah aturan bagi seluruh peserta. Salah satunya melarang keras penggunaan atribut perguruan serta penggunaan sound horeg.
"Bagi peserta, tidak diperbolehkan membawa atribut perguruan maupun sound horeg. Cukup mengenakan baju adat maupun atribut Kampung Pesilat, saya kira itu sudah sangat memadai dan estetis," lanjut Sekda.
Ia juga meminta peserta untuk menyajikan kreasi dan inovasi terbaiknya, sembari tetap bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan di sepanjang rute pelaksanaan.
Mengingat besarnya antusiasme warga yang diprediksi akan memadati rute karnaval, rakor berlangsung dinamis dengan beragam masukan konstruktif. Beberapa poin yang dimatangkan dalam diskusi meliputi penetapan jam start serta pembatasan durasi atraksi peserta saat melintas di panggung kehormatan.
Panggung kehormatan tersebut nantinya akan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun, Wakil Bupati Madiun beserta istri, serta jajaran tamu undangan VIP lainnya.
Rakor ini juga melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Bagian Setda, jajaran Polres, Kodim, BUMD, hingga para Camat se-Kabupaten Madiun.(as/BN24)







