BERKAH News24 – Dinas Pariwisata, Pemuda, dan
Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun menunjukkan komitmennya dalam
mempromosikan potensi daerah di tingkat nasional. Kabupaten Madiun dipastikan
andil bagian dalam gelaran APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026 yang berlangsung pada
27–29 Agustus 2026 di Kabupaten Tangerang.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Dinas
Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun, Dian
Widayanti menyampaikan bahwa partisipasi ini menjadi ajang strategis untuk
mengenalkan potensi ekonomi kreatif dan seni budaya unggulan Madiun ke khalayak
luas.
"Kami dari Disparpora mengikuti dua agenda utama di
APKASI. Pertama, Fashion Show Wastra pada 28 Agustus pukul 13.00 WIB
dengan mengusung tema Wastra Ekoprint, membawa busana desain khusus beserta dua
orang model. Kedua, pengisian seni daerah dengan menampilkan empat pesilat pada
29 Agustus pukul 10.00 WIB di panggung utama," ujar Dian, Kamis
(27/8/2026).
Ia berharap melalui partisipasi ini, Batik Kampung
Pesilat dan kesenian silat khas Kabupaten Madiun dapat semakin dikenal serta
memperluas jangkauan promosi produk ekonomi kreatif daerah.
Keikutsertaan Kabupaten Madiun mengusung narasi Larasing
Guyub Kampung Pesilat, yang melambangkan terciptanya keselarasan, ketenteraman,
dan persatuan masyarakat. Nilai luhur pencak silat—sebagai simbol pengendalian
diri dan penghormatan—diberdayakan bersama filosofi kesenian tradisional
Dongkrek. Sosok Gandarwa melambangkan tantangan dan perbedaan, sedangkan Mbah
Palang menjadi penyeimbang menuju harmoni.
"Perpaduan gerak pencak silat dan irama Dongkrek
menegaskan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk hidup
berdampingan secara damai," tambahnya.
Sementara itu, Wastra Ekoprint yang ditampilkan mengusung
nuansa cokelat muda alami dari kayu mahoni dan kayu mangga, dipadukan dengan
aksen pucuk daun jati, daun lanang, daun kenikir, daun jarak, serta bunga
kenikir.
Paduan ini memuat motif khas Kampung Pesilat yang
merepresentasikan identitas keberagaman perguruan silat di Madiun, sekaligus
menyimpan doa dan harapan untuk terus bertumbuh serta menjunjung tinggi
martabat berkreasi.(as/BN24)






