Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Putus Rantai Kemiskinan, Pemkab Madiun Bersama Kemensos Resmi Buka MPLS di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Madiun

BERKAH News24 — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) resmi menetapkan calon siswa sekaligus membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Madiun, di Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun, Jum’at (31/7/2026).

Bupati Madiun Hari Wuryanto, menyerahkan dokumen data siswa SRT 1 Madiun kepada Kepala SRT 1 Madiun, Rohmah Agustin Setyowuni, dengan disaksikan Wakil Bupati Purnomo Hadi, bersama Direktur TSKPO Kemensos RI, Rachmat Koesnadi.

Mengusung tema "Menanam Harapan, Menumbuhkan Masa Depan Melalui Sekolah Rakyat", kegiatan ini secara resmi dibuka Bupati Madiun, Hari Wuryanto.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (TSKPO) Kemensos RI Rachmat Koesnadi, Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi, Ketua DWP Provinsi Jawa Timur, jajaran Forkopimda, para pimpinan OPD, serta para calon siswa beserta orang tua murid.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Madiun, Rohmah Agustin Setyowuni, menyampaikan bahwa penetapan siswa ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan ikhtiar bersama dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang bermutu, berkarakter, dan berkeadilan.

"Anak-anak yang hadir berseragam biru navy hari ini adalah anak-anak yang terjangkau oleh rekan-rekan Dinas Sosial. Mereka adalah bagian dari rakyat Indonesia yang perlu support dan dukungan negara. Mereka berada di sini karena negara hadir melalui kebijakan Presiden RI, Kementerian Sosial, dan Pemkab Madiun," ujar Rohmah.

Rohmah juga berpesan kepada para calon siswa agar tidak berkecil hati dan memanfaatkan peluang ini dengan sungguh-sungguh untuk mengubah masa depan mereka.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih kepada Kementerian Sosial atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Madiun untuk menyelenggarakan Sekolah Rakyat Terintegrasi ini.

Ia menegaskan bahwa pendidikan di Sekolah Rakyat merupakan investasi masa depan untuk mencetak generasi yang tangguh.

"Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun ruang belajar, tetapi membangun masa depan anak-anak bangsa. Ketika satu anak berhasil mengubah hidupnya melalui pendidikan, sesungguhnya kita sedang memutuskan rantai kemiskinan," ungkap Bupati Hari Wuryanto.

Bupati berharap para siswa Sekolah Rakyat mampu memegang teguh semangat "Satria Bersahaja"—yakni sosok yang tak pernah mengeluh, percaya diri, berakhlak mulia, santun, tangguh, religius, serta berintegritas.

Kepada para orang tua murid, Bupati meminta agar rasa khawatir diubah menjadi doa dan dukungan penuh bagi anak-anak mereka.

Dalam kesempatan ini, Bupati Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi, melakukan penanaman pohon mangga di lokasi Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun.

Sementara itu, Direktur TSKPO Kemensos RI, Rachmat Koesnadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan MPLS tatap muka dan hunian asrama untuk Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Madiun akan disesuaikan selama seminggu hingga 10 hari ke depan.

Penundaan singkat ini dilakukan guna memastikan fasilitas sanitasi, pembersihan, dan keamanan asrama rampung secara optimal oleh pihak pelaksana (PT Brantas Abipraya).

Sesuai data Kemensos, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Madiun ini dirancang untuk menampung total 360 siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Siswa Kabupaten Madiun 270 anak (masing-masing 90 anak untuk SD, SMP, dan SMA), dan siswa titipan dari Kabupaten Ponorogo 90 anak (masing-masing 30 anak untuk SD, SMP, dan SMA).

"Mohon bersabar sedikit lagi, fasilitas ini akan selesai dengan baik agar anak-anak kita bisa tinggal di asrama dengan aman dan nyaman," ujar Rachmat Koesnadi.

Dengan dibukanya program ini, Pemkab Madiun bersama Kemensos RI berkomitmen penuh mengawal keberlangsungan Sekolah Rakyat Terintegrasi sebagai wadah pencetak generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.(as/BN24)

 

close
Pasang Iklan Disini