BERKAH News24 - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bojonegoro melaksanakan Kunjungan Kerja Terpadu dan Pembinaan Administrasi TP PKK di Desa Sembunglor, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut disambut antusias oleh kader PKK dan masyarakat yang telah menunggu kedatangan rombongan.
Sebelum rombongan tiba, warga mengikuti berbagai layanan posyandu yang meliputi Posyandu Lansia, Posyandu Remaja, dan Posyandu Balita. Kegiatan juga diwarnai dengan pemberian bantuan kepada lansia dan balita kurang gizi sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan di masyarakat.
Selain melakukan pembinaan administrasi, TP PKK Kabupaten Bojonegoro juga memberikan materi terkait pengembangan program Gayatri (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri) yang disampaikan oleh Sekretaris TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Ginuk Karniati Nur Sujito.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menegaskan bahwa Gerakan PKK merupakan gerakan pembangunan yang tumbuh dari tingkat keluarga dan memiliki peran strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.
“PKK memiliki peran besar dalam menentukan kualitas SDM generasi penerus bangsa yang berkarakter, cerdas, sehat, mandiri, berakhlak mulia, serta mewujudkan masyarakat yang maju dan berdaya saing. Keluarga yang kuat akan menjadi pondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Cantika juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya menghadirkan berbagai program unggulan untuk menjawab berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, mulai dari penanganan stunting, pencegahan pernikahan anak, penanganan anak tidak sekolah, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga.
Menurutnya, pendidikan dan kesehatan menjadi dua sektor penting yang harus mendapatkan perhatian bersama guna mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Pendidikan sangat penting bagi pembangunan masyarakat. Salah satu kunci menuju Indonesia Emas 2045 adalah ketahanan nasional yang dibangun melalui pendidikan. Bagaimana kita memutus mata rantai kemiskinan dimulai dari penanganan anak tidak sekolah. Kesehatan dan pendidikan harus kita tangani bersama di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Sembunglor, Siti Rahayu, dalam laporannya menyampaikan berbagai kegiatan yang telah dijalankan oleh TP PKK Desa Sembunglor. Program tersebut antara lain kegiatan posyandu, senam rutin setiap Minggu pagi, pemberdayaan UMKM, serta pemanfaatan pekarangan rumah melalui penanaman sayur dan buah.
“UMKM di sini cukup berkembang, mulai dari pembuatan kue kering hingga berbagai makanan dan minuman. Banyak ibu-ibu di Desa Sembunglor yang memiliki kegiatan positif, seperti menanam tanaman obat, sayur dan buah, serta beternak ayam. Terlebih dengan adanya program Bapak Bupati, Alhamdulillah masyarakat Sembunglor juga terbantu perekonomiannya melalui program Gayatri,” ungkapnya.
Pada akhir kegiatan, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono didampingi Bendahara TP PKK Kabupaten Bojonegoro Emi Edi Sudanto beserta jajaran pengurus melakukan kunjungan ke TK dan SD setempat. Rombongan juga menyambangi peternak ayam petelur, Leginah, serta mengunjungi seorang lansia miskin sebatang kara bernama Sutinah sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Bojonegoro berharap sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera sebagai fondasi pembangunan. [ai/nn]











