BERKAH News24 - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan, bahwa Pancasila merupakan fondasi perdamaian dunia dan jangkar moral dalam menghadapi turbulensi global.
Hal ini disampaikan Gubernur Khofifah dalam amanatnya saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (1/6/2026) yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Dikatakan Khofifah, nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.
Pancasila telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan.
“Pancasila adalah “jangkar moral” kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik. Nilai inilah yang terus menjadi kekuatan utama Bangsa Indonesia, termasuk di Jawa Timur yang selama ini dikenal sebagai miniatur Indonesia dengan keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat yang hidup berdampingan secara rukun, harmonis, dan saling menghormati,”jelasnya.
Gubernur juga mengatakan bahwa bagi Bangsa Indonesia, Pancasila merupakan ideologi yang hidup (living ideology) yang hadir dalam cara berpikir, bekerja, melayani, dan mengambil kebijakan.
Pancasila mempertemukan perbedaan, menjaga keseimbangan antara kemajuan dan keadilan, serta menuntun penyelenggaraan pemerintahan yang berlandaskan gotong royong, musyawarah, kemanusiaan, dan keadilan sosial.
Khofifah juga menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menempatkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dalam setiap arah pembangunan daerah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, inklusif, berdaya saing, berakhlak, dan berkeadilan.
“Melalui momentum Peringatan Hari Lahir Pancasila ini, dari Jawa Timur kita kirimkan pesan kepada Indonesia dan kepada dunia, bahwa persatuan adalah syarat kemajuan. Keadilan adalah dasar perdamaian. Menjunjung tinggi nilai Kemanusiaan adalah Sebuah keniscayaan universal. Dan Pancasila adalah fondasi yang membuat bangsa Indonesia tetap berdiri tegak di tengah perubahan zaman. Dari Jawa Timur, kita terus menyalakan semangat Pancasila sebagai energi pembangunan menuju Indonesia yang maju, berdaya saing, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan,”katanya. (yan/s)











