Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Komisi A DPRD Jatim Apresiasi Kinerja KI Jatim di Tengah Keterbatasan Anggaran

BERKAH News24 - Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi kepada Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Timur yang tetap mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal di tengah keterbatasan anggaran. Apresiasi tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-16 KI Jatim yang digelar di Kantor KI Jatim, Jalan Bandilan, Sidoarjo, Kamis (4/6/2026).

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, H. Budiono, menilai keterbatasan anggaran tidak mengurangi semangat KI Jatim dalam mengawal keterbukaan informasi publik di Jawa Timur.

“Selamat Harlah ke-16 untuk Komisi Informasi Jawa Timur. Semoga pada usia ke-17 tahun nanti menjadi lebih baik lagi. Semoga anggaran yang kecil tidak memengaruhi kinerja,” ujar Budiono dalam sambutannya.

Ia juga menyatakan komitmennya untuk mendukung penguatan kelembagaan dan kinerja KI Jatim dalam beberapa tahun ke depan. Menurutnya, pada usia ke-16 tahun, KI Jatim masih dalam proses menuju kematangan sebagai lembaga yang semakin profesional. “Tahun depan saat memasuki usia ke-17 tahun, saya berharap KI Jatim semakin baik. Nanti bisa dirumuskan bersama dan saya titipkan anggarannya ke Kominfo,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Suharlina Kusumawardani, turut menyampaikan ucapan selamat atas Harlah ke-16 KI Jatim.

Menurutnya, perjalanan selama 16 tahun merupakan proses panjang yang penuh tantangan. Meski demikian, KI Jatim dinilai mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan menyelesaikan berbagai persoalan sengketa informasi yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

“Kami berharap ke depan KI Jatim semakin profesional, semakin banyak persoalan yang dapat diselesaikan dengan lebih cepat, dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Suharlina.

Sementara itu, Ketua KI Jatim, A. Nur Aminuddin, mengatakan bahwa selama 16 tahun keberadaannya, KI Jatim telah melalui berbagai dinamika dan tantangan, termasuk efisiensi anggaran yang berdampak pada operasional lembaga. “Enam belas tahun menjadi proses panjang bagi KI Jatim. Kami sangat bangga dan bersyukur karena dalam kondisi apa pun tetap bisa menjalankan tugas dan fungsi kami,” katanya.

Amin menjelaskan, KI Jatim terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keterbukaan informasi publik melalui berbagai program sosialisasi. Di antaranya melalui kegiatan kunjungan ke instansi dan lembaga setiap Jumat yang dikenal dengan program Rilah, serta kegiatan edukasi secara daring bersama pemerintah desa di berbagai daerah di Jawa Timur.

Meski dengan dukungan anggaran yang terbatas, KI Jatim tetap berkomitmen menjalankan tugasnya secara optimal dalam mengawal pelaksanaan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Dalam momentum Harlah ke-16 tersebut, Amin berharap dukungan dari DPRD Jatim dan Diskominfo Jatim terhadap penguatan operasional lembaga agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.

“Kami berharap Komisi A DPRD Jatim dan Diskominfo Jatim dapat melihat secara langsung bahwa meskipun anggaran kami minim, kami tetap bekerja sesuai tugas dan fungsi yang diamanatkan,” pungkasnya. (ris/hjr)

close
Pasang Iklan Disini