Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Selaras Gerakan "Satu Rumah Satu Pohon Produksi" Ini Yang Akan Ditanam Pemkab Madiun di SR

BERKAH News24 – Pemerintah Kabupaten Madiun terus berkomitmen untuk mempercepat pembangunan daerah yang berbasis lingkungan (green development). 

Proyek Pembangunan Sekolah rakyat Kabupaten Madiun

Langkah ini diselaraskan dengan instruksi dari pemerintah pusat mengenai penerapan konsep greenhouse dan green office di instansi pemerintahan, sekaligus sebagai upaya pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal

Termasuk diantaranya dalam pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Madiun

Wakil Bupati Madiun dr Purnomo Hadi mengungkapkan, Pemkab Madiun telah menentukan jenis tanaman yang akan ditanam di halaman dan lingkungan SR.

Kata Wabup Purnomo, hal ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi bersama kementerian terkait saat kunjungan kerja Wakil Menteri (Wamen) beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, salah satu poin krusial yang ditekankan adalah percepatan pembangunan yang wajib diimbangi dengan gerakan penghijauan.

"Diharapkan tumbuhan yang akan ditanam itu berdasarkan kearifan di Kabupaten Madiun. Sehingga nanti tidak semaunya sendiri dan dipastikan ramah untuk lingkungan," ujar Wabup Purnomo Hadi, Jum'at (22/5/2026).

Wabup Purnomo Hadi saat mendampingi Wamen PU

Sebagai bentuk konkret dari arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun menggalakkan gerakan "Satu Rumah Satu Pohon Produksi".

Menariknya, komoditas yang dipilih secara khusus sebagai ciri khas lokal adalah pohon mangga dan alpukat.

Pilihan ini bukan tanpa alasan. Purnomo Hadi menjelaskan bahwa pemilihan kedua jenis pohon tersebut telah disesuaikan dengan kondisi geografis Kabupaten Madiun serta harus memenuhi tiga unsur utama tanaman penghijauan.

Diantaranya harus teduh, yakni mampu memberikan perlindungan dari panas matahari dan menjaga kesejukan udara sekitar.

Selain itu juga memenuhi unsur keindahan (estetika). Yakni mempercantik tata ruang rumah maupun perkantoran.

Serta menghasilkan buah yang bernilai ekonomi bagi masyarakat.

"Jadi kalau kita ngomong mangga dan alpukat, sesuai dengan geografis kita, sebenarnya tidak salah bahwa tanaman tersebut memenuhi unsur teduh, indah, dan produktif," pungkasnya.

Melalui sinergi antara percepatan infrastruktur dan gerakan penghijauan produktif ini, Pemkab Madiun berharap dapat menciptakan wilayah yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga asri dan mandiri secara pangan.(as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini