Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Tekan Inflasi Jelang Lebaran, Gubernur Jatim Gelar Pasar Murah di Bangkalan

BERKAH News24 - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengadakan Pasar Murah dalam rangka pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Bangkalan, Madura, Selasa (17/3/2026). Pasar murah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Bertempat di Halaman Kantor Kelurahan Pejagan, pasar murah tersebut menyediakan berbagai komoditas pangan pokok dengan harga terjangkau, mulai dari beras, daging ayam, hingga cabai. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan produk industri kecil dan menengah (IKM) serta UMKM lokal untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim yang juga hadir menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Dalam keterangannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pasar murah merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan.

“Kegiatan pasar murah ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri. Melalui kolaborasi lintas sektor, kami ingin memastikan masyarakat dapat mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM lokal,” ujar Khofifah.

Kegiatan pasar murah merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai perangkat daerah dan instansi terkait. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur bertindak sebagai penyelenggara utama, dengan dukungan dari Dinas Peternakan Jawa Timur yang menyediakan daging ayam, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur yang menyuplai cabai rawit dan cabai merah, serta Bulog Madura yang menghadirkan beras SPHP.

Dari sisi transaksi, kegiatan ini mencatat antusiasme tinggi masyarakat. Total transaksi untuk bahan pokok mencapai Rp56.560.000, sementara penjualan produk UMKM tercatat sebesar Rp7.578.500. Dengan demikian, total keseluruhan transaksi dalam kegiatan tersebut mencapai Rp64.138.500.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap, dengan kegiatan pasar murah ini, masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat daya beli masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM di wilayah Madura.

Langkah ini sekaligus menjadi strategi konkret pengendalian inflasi daerah yang terus digencarkan Pemprov Jatim, terutama dalam momentum Ramadan hingga Idul Fitri, ketika permintaan bahan pokok cenderung meningkat signifikan. (jal/s)

close
Pasang Iklan Disini