BERKAH News24 - Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan akan menerapkan satu hari kerja dengan sistem Work From Home (WFH) guna mendukung program efisiensi energi, sebagai dampak terjadinya krisis energi global akibat adanya eskalasi di kawasan Timur Tengah.
Hal ini disampaikan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, usai bersilaturahmi di kediaman mantan Wabup Iswanto, Kamis (26/3/2026).
Kepastian pemberlakuan WFH ini, setelah sebelumnya Bupati mengikuti Arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Kemarin sudah disampaikan, Insyaalloh kita akan empat hari kerja yang satu WFH,” kata Bupati.
Dijelaskan, dalam waktu dekat akan segera diadakan rapat untuk membahas implementasi sistem WFH ini.
"Akan kami rapatkan dan kebijakan itu diserahkan kepada masing-masing daerah. Nanti akan kami rapatkan termasuk kamikan ke DPRD selaku wakil masyarakat," lanjutnya.
Harapannya dengan pemberlakukan WFH kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Madiun ini, dapat berjalan efektif sebagai langkah penghematan energi.
“Kita dianggap efektif, karna itu sudah anjuran dari pusat,” tambahnya.
Bupati mencontohkan, bila kendaraan tidak digunakan dalam sehari saja, akan mengurangi penggunaan bahan bakar.
"Kalau kendaraan tidak dipakai satu hari otomatis efektif," terangnya.
Pemberlakukan WFH bagi ASN di Kabupaten Madiun ini, rencananya akan diterapkan ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Otomatis semuanya (struktural dan fungsional) akan kita lakukan itu (WFH). Karena era-nya sudah digitalisasi,” tutupnya.
Meski demikian, saat ini Pemkab Madiun belum menentukan hari apa untuk pelaksanaan WFH bagi ASN di lingkungan Pemkab Madiun.(as/BN24)













