BERKAH News24 - Kegiatan Khotmil Qur’an yang digelar di Masjid Raya Islamic Centre Jawa Timur resmi ditutup pada hari ke-29 Ramadan 1447 Hijriah, 19 Maret 2026. Selama 29 hari pelaksanaan, sebanyak 290 hafizh dan hafizhah dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur turut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut.
Khotmil Qur’an ini menjadi salah satu agenda rutin selama bulan suci Ramadan yang melibatkan para penerima Tunjangan Kehormatan Huffazh dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Setiap harinya, para penghafal Al-Qur’an secara bergantian melantunkan ayat-ayat suci hingga khatam 30 juz, menjadikan suasana masjid senantiasa dipenuhi lantunan kalam ilahi.
Ketua Pelaksana Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Jawa Timur, KH Abdul Hamid Abdullah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dalam membumikan Al-Qur’an, khususnya di bulan Ramadan yang dikenal sebagai bulan Al-Qur’an.
“Selama 29 hari penuh, khotmil Qur’an ini berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan. Ini menjadi bukti semangat para hafizh dan hafizhah Jawa Timur dalam menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan 290 hafizh dan hafizhah dari berbagai daerah menunjukkan tingginya antusiasme serta konsistensi para penghafal Al-Qur’an dalam mengisi Ramadan dengan kegiatan yang bernilai ibadah tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah antarhafizh dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
Menurutnya, dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui program Tunjangan Kehormatan Huffazh turut memberikan motivasi bagi para penghafal Al-Qur’an untuk terus berkontribusi dalam membina generasi Qurani di daerah masing-masing.
“Harapannya, para hafizh dan hafizhah tidak hanya menjaga hafalannya, tetapi juga mampu menyiarkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat,” jelasnya.
Selama pelaksanaannya, kegiatan khotmil juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube LPTQ Jawa Timur, sehingga masyarakat luas dapat ikut menyaksikan dan merasakan keberkahan tilawah Al-Qur’an secara daring.
Penutupan kegiatan ditandai dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keberkahan Ramadan, keselamatan bangsa, serta kemajuan Jawa Timur. Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti akhir rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama hampir satu bulan penuh tersebut.
Melalui kegiatan ini, LPTQ Jawa Timur bersama Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur berharap semangat mencintai, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an semakin mengakar di tengah masyarakat. Ramadan pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, persatuan, dan kepedulian sosial di Jawa Timur. (jal/s)












