BERKAH News24 - Buah Alpukat biasanya diolah menjadi jus ataupun campuran sop buah yang manis dan segar. Buah alpukat sendiri dikenal kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal, vitamin, dan mineral.
Namun, apakah biji alpukat punya manfaat? Biji alpukat yang keras ini ternyata memiliki beberapa nutrisi baik, lho. Lantas, apakah biji alpukat bisa dikonsumsi? Simak penjelasannya di bawah ini!
1. Nutrisi yang terkandung di dalam biji alpukat
Biji alpukat berukuran sekitar dari 13–18 persen dari ukuran daging buah alpukat. Meski keras, biji alpukat merupakan sumber karbohidrat, asam lemak, mineral, protein, dan vitamin. Sayangnya, informasi lengkap mengenai jumlah nutrisi di dalamnya sangat terbatas.
Dilansir Healthline, biji alpukat mengandung asam lemak, serat, karbohidrat, dan sedikit protein. Menariknya, kandungan karbohidrat pada biji alpukat didominasi oleh pati yang hampir mencapai 75 persen dari berat keringnya. Tak hanya itu, biji alpukat juga tinggi akan fitokimia.
Sementara, protein yang terkandung di dalamnya antara 2,64 persen hingga 23 persen dan asam lemak berkisar antara 1,1 persen hingga 1,6 persen. Dalam jurnal berjudul Avocado seed discoveries: Chemical composition, biological properties, and industrial food applications karya Bangar SP dkk., ternyata biji alpukat mengandung antioksidan, seperti flavonoid dan fenolik. Antioksidan adalah senyawa yang mampu melindungi sel dari kerusakan.
2. Manfaat biji alpukat untuk kesehatan
Gak kalah dari daging buah alpukat, biji alpukat juga membawa manfaat baik untuk kesehatan, lho. Di Nigeria, biji alpukat biasanya dimanfaatkan untuk mengontrol tekanan darah tinggi. Adapun, beberapa manfaat biji alpukat untuk kesehatan:
memiliki sifat bakterisida dan fungisida yang menghambat pertumbuhan berbagai mikroorganisme patogen;
tepung dari biji alpukat dapat menurunkan kolesterol jahat;
mengurangi kadar gula darah;
membantu menurunkan tekanan darah;
memiliki antioksidan yang tinggi untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan;
menghambat pertumbuhan jamur.
Perlu diingat bahwa manfaat di atas merupakan hasil dari studi pada tabung reaksi dan hewan. Sebab, penelitian yang melibatkan manusia masih sangat terbatas. Selain itu, manfaat ini hasil dari biji alpukat yang sudah di ekstrak, bukan biji alpukat itu sendiri.
3. Apakah biji alpukat aman untuk dikonsumsi?
Jika pernah mencari cara mengonsumsi biji alpukat di media sosial, mungkin kamu akan disarankan untuk memotong dan menghaluskannya. Faktanya, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa biji alpukat aman untuk dikonsumsi manusia. Sebab, penelitian menggunakan ekstrak biji alpukat kepada hewan, bukan manusia.
Sementara itu, penghambat tripsin dan glikosida sianogenik yang ada dalam biji alpukat dikhawatirkan berbahaya untuk manusia. Selain itu, minyak biji alpukat berpotensi meningkatkan enzim hati dan memicu penumpukan lemak di hati tikus. Meski belum terbukti pada manusia, temuan ini menimbulkan kekhawatiran terkait keamanannya jika dikonsumsi. Oleh sebab itu, hingga saat ini belum ditemukan cara aman untuk mengonsumsi biji alpukat.
Biji alpukat memang mengandung nutrisi baik, seperti asam lemak, serat, karbohidrat, dan protein. Sayangnya, penelitian yang dilakukan baru melibatkan tikus sehingga belum diketahui apakah biji alpukat aman untuk manusia. Dapat disimpulkan bahwa biji alpukat masih belum terjamin keamanannya untuk dikonsumsi.
Referensi
“Eating Avocado Seed: Safety, Nutrition, and How to Do It”. Healthline. Diakses pada November 2025.
“No, You Shouldn’t Start Eating Avocado Seeds”. Health. Diakses pada November 2025.












