BERKAH News24 - Ruang loket pendaftaran pasien di RumahSakit Umum Daerah (RSUD) Caruban Kabupaten Madiun, terbakar pada Sabtu (7/3/2026).
Peristiwa ini pertama kali diketahui Mariyanto, petugas kebersihan taman di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Madiun tersebut.
Kata Mariyanto, saat itu dirinya sedang membersihkan rumput di sekitar area taman yang tidak jauh dari lokasi loket.
“Awalnya muncul kepulan asap keluar dari celah jendela bagian barat ruangan loket, yang dalam kondisi tertutup,” kata Mariyanto.
Selanjutnya ia menyampaikan ke petugas keamanan rumah sakit.
Ia juga membantu proses pemadaman, dengan mengambil air dari kolam di area taman menggunakan ember.
“Kurang lebih sekitar 15 menit sampai apinya padam. Titik api diduga berasal dari komputer yang berada di meja loket pendaftaran. Kobaran api sempat membumbung hingga sekitar satu setengah meter,” lanjutnya.
Sementara itu direktur RSUD Caruban drg Farid Amirudin menambahkan, ketika terjadi kebakaran sempat melapor ke Damkar Kabupaten Madiun.
“Tidak ada korban jiwa ada beberapa komputer yang terbakar. Tapi bisa dipadamkan,” katanya.
Agar pelayanan tetap bisa berjalan,pihak rumah sakit memindahkan tempat layanan loket ke ruangan lain.
“Nanti dialihkan ke ruang lain. Pelayanan tidak boleh terganggu. Ini masih penyelidikan Tim Inafis, diduga karena korslet listrik,” pungkasnya.
Petugaskepolisian yang tiba di lokasi juga langsung memasang garis polisi guna penyelidikan.(as/BN24)













