BERKAHNews24 — Kepolisian Resor (Polres) Madiun terus memperkuat langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya. Terbaru, Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Madiun, melaksanakan kunjungan dan kegiatan silaturahmi intensif bersama Kepala Desa Kaibon, tokoh masyarakat, serta para tokoh perguruan silat setempat di Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Selasa (27/10/2026).
Pertemuan strategis ini difokuskan untuk merajut kebersamaan, memperkuat komunikasi dua arah, serta menyamakan persepsi dalam mengantisipasi potensi kerawanan sosial guna mewujudkan situasi wilayah yang senantiasa aman, damai, dan kondusif
Dalamarahannya di hadapan para tokoh masyarakat dan pimpinan perguruan silat, Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki menegaskan bahwa pemeliharaan kamtibmas tidak dapat berjalan secara optimal jika hanya mengandalkan institusi kepolisian semata. Dibutuhkan peran aktif, kepedulian bersama, serta partisipasi kolektif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah desa dan komunitas akar rumput.
"Terciptanya keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat bukanlah semata-mata tanggung jawab pihak kepolisian saja. Hal ini membutuhkan dukungan nyata serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi yang terbuka, transparan, dan berkesinambungan harus terus kita tingkatkan guna mendeteksi dini serta mencegah potensi konflik sejak awal," tegas AKBP Ridwan Maliki.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, jajaran Polres Madiun berupaya merobohkan sekat-sekat pembatas antara aparat penegak hukum dan warga, sehingga setiap permasalahan yang timbul di lapangan dapat diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan.
Lebih lanjut, Kapolres Madiun memberikan perhatian khusus kepada keberadaan perguruan silat yang tumbuh dan berkembang di Kabupaten Madiun yang dikenal sebagai salah satu pusatnya pesilat. Ia mengajak seluruh warga dan anggota perguruan silat untuk senantiasa merawat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta memegang teguh solidaritas tinggi, baik di internal organisasi maupun dalam interaksi sosial dengan masyarakat luas.
Menurutnya, perguruan silat merupakan bagian penting dari kekayaan budaya bangsa yang sarat akan nilai-nilai luhur.
"Perguruan silat mengajarkan kedisiplinan tingkat tinggi, keberanian dalam kebenaran, jiwa persatuan yang kuat, serta penghormatan yang mendalam terhadap sesama manusia. Nilai-nilai luhur tersebut hendaknya tidak hanya menjadi teori, melainkan harus kita implementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari," pesan beliau.
Kapolres juga mengimbau para tokoh masyarakat dan sesepuh perguruan silat agar senantiasa menjadi teladan yang baik (keteladanan moral). Para tokoh diharapkan mampu mengarahkan anggotanya untuk selalu mengedepankan sikap saling menghormati, menepis provokasi, serta menghindari segala bentuk tindakan melawan hukum yang dapat merusak ketertiban umum dan mencoreng nama baik organisasi.
Kepala Desa Kaibon beserta para tokoh masyarakat dan perwakilan perguruan silat yang hadir menyambut baik dan mengapresiasi langkah proaktif yang diambil oleh Kapolres Madiun beserta jajarannya. Mereka menilai kunjungan langsung seperti ini sangat efektif untuk mencairkan suasana, mempererat jalinan silaturahmi, serta membangun rasa saling percaya (trust building) antara warga dan aparat kepolisian.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polres Madiun optimistis bahwa sinergi lintas sektoral di tingkat desa akan semakin kokoh. Semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang telah dibangun diharapkan mampu menjadi benteng utama dalam mengawal Kabupaten Madiun agar senantiasa berada dalam situasi yang aman, harmonis, serta terbebas dari berbagai potensi gangguan kamtibmas ke depan(as/BN24)






