BERKAH News24 — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar Sarasehan Sinergitas Tiga Pilar di Aula Kecamatan Dolopo pada Selasa (29/9/2026). Agenda strategis ini dilaksanakan sebagai langkah nyata untuk memperkuat stabilitas keamanan wilayah sekaligus memastikan keberlanjutan berbagai program pembangunan di Kabupaten Madiun.
Dalam forum tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Madiun menekankan pentingnya pemantapan koordinasi terpadu. Sinurgitas ini melibatkan unsur Kepolisian, TNI, pemerintah daerah, jajaran Kepala Desa/Lurah, hingga Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa kondusivitas wilayah merupakan syarat mutlak agar roda perekonomian dan aktivitas sosial masyarakat dapat berjalan optimal. Kolaborasi harmonis antara Kepala Desa/Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas dinilai sebagai fondasi utama dalam mewujudkan visi Kabupaten Madiun yang BERSAHAJA (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).
Salah satu poin krusial yang disoroti dalam sarasehan ini adalah maraknya penyebaran informasi palsu (hoaks) di media sosial yang berpotensi memicu kerawanan sosial di tingkat akar rumput.
“Kita ingin masyarakat kita guyub rukun. Sekarang banyak informasi di media sosial yang mengatasnamakan Bupati, Wakil Bupati, atau Kepala Dinas mencatut nama kami dengan iming-iming bantuan tertentu. Hal-hal seperti ini yang akhirnya menimbulkan ketidakkondusifan di desa,” tegas Hari Wuryanto.
Menyikapi dinamika tersebut, Tiga Pilar bersama jajaran Satlinmas diinstruksikan untuk mengawal enam fokus utama di lapangan:
Deteksi Dini: Mencegah potensi gangguan keamanan sejak awal.
Pengawasan Pembangunan & Dana Desa: Memastikan transparansi dan ketepatan sasaran anggaran.
Penyelesaian Konflik: Mengedepankan musyawarah dalam menangani dinamika warga.
Pengawalan Program Strategis Nasional: Menjamin kelancaran agenda prioritas pemerintah pusat di daerah.
Stabilitas Agenda Publik: Menjaga suasana kondusif pada setiap kegiatan kemasyarakatan.
Kesiapsiagaan Bencana: Tanggap terhadap potensi bencana alam maupun non-alam.
Melalui konsolidasi ini, Pemkab Madiun berharap seluruh elemen pemerintahan dari tingkat kecamatan hingga desa dapat bergerak selaras demi mewujudkan lingkungan masyarakat yang aman, kondusif, dan sejahtera.(as/BN24)







