BERKAH News24 – Bupati Madiun, Hari Wuryanto, meninjau langsung stand pameran Kabupaten Madiun dalam gelaran APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (27/8/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Madiun menegaskan komitmen Pemkab Madiun untuk mengenalkan berbagai potensi lokal ke kancah nasional, sekaligus membuka peluang investasi selebar-lebarnya.
Hari Wuryanto menyampaikan bahwa keikutsertaan Kabupaten Madiun dalam ajang tahunan ini menjadi sarana strategis untuk mempromosikan komoditas unggulan daerah, salah satunya beras porang yang menjadi salah satu produk khas Madiun.
"Kami berharap dengan mengikuti Otonomi Expo di BSD ini, produk-produk dari Kabupaten Madiun bisa dikenal oleh daerah-daerah lain. Khususnya beras porang yang merupakan hasil luar biasa dan khas dari Madiun," ujar Hari Wuryanto di lokasi pameran.
Selain beras porang, stand Kabupaten Madiun juga menampilkan beragam produk unggulan manufaktur yang telah menembus pasar global maupun nasional, seperti sepatu dan bola berkualitas ekspor. Melalui kolaborasi yang kuat, Pemkab optimistis dapat terus meningkatkan kualitas produksi para perajin dan UMKM di Kabupaten Madiun.
Tak hanya berfokus pada produk UMKM dan industri manufaktur, partisipasi dalam AOE 2026 juga dimanfaatkan untuk menarik minat para investor. Hari Wuryanto menyoroti keunggulan geografis dan infrastruktur Kabupaten Madiun yang sangat menunjang iklim investasi.
"Kabupaten Madiun memiliki letak yang sangat strategis, dilalui jalur jalan tol dengan dua exit tol, serta memiliki kawasan industri yang siap dikembangkan. Investasi di Madiun sangat menjanjikan," jelasnya.
Ia berharap masuknya investasi baru serta meluasnya pasar bagi produk-produk lokal dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun.
Guna memaksimalkan ajang promosi ini, Bupati Madiun turut mengajak masyarakat perantauan asal Madiun yang bermukim di wilayah Jabodetabek untuk hadir meramaikan stand Kabupaten Madiun di ICE BSD.
Secara khusus, ia meminta dukungan dari organisasi perantau seperti Paguyuban Masyarakat Kabupaten Madiun (Paguma) dan Pawitandirogo untuk ikut mempublikasikan potensi daerah.
"Kami berharap saudara-saudara kita yang ada di
Jakarta dan sekitarnya, baik yang tergabung di Pakguma maupun Pawitandirogo,
dapat membantu mensosialisasikan produk-produk hasil karya Kabupaten Madiun
serta meramaikan gelaran pameran ini," pungkasnya.(as/BN24)






