Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

HUT ke-59, Bulog Madiun Optimis Capai Target Serapan Beras dan Jagung 100% di Akhir Tahun

BERKAH News24 – Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Perum Bulog ke-59 tahun 2026, Kantor Cabang Madiun mengusung optimisme tinggi dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Mengusung tema "Mengawal Pangan Menjaga Masa Depan", Bulog Madiun melaporkan capaian positif dalam penyerapan gabah, beras, serta penyaluran bantuan pangan di wilayah kerja Kota dan Kabupaten Madiun, serta Kabupaten Ngawi.

Pemimpin Cabang Bulog Madiun, Agung Sarianto menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pemangku kepentingan (stakeholder), khususnya Pemerintah Kota Madiun, Pemerintah Kabupaten Madiun, dan Pemerintah Kabupaten Ngawi atas sinergi yang terjalin selama ini.

Salah satu prestasi menonjol adalah penyaluran bantuan pangan di wilayah Madiun dan Ngawi, menjadi yang tertinggi di Jawa Timur.

"Alhamdulillah, Cabang Madiun saat ini menjadi cabang dengan pencapaian penyaluran bantuan pangan tertinggi di Jawa Timur, sudah lebih dari 70 persen hingga hari ini," ujarnya, Rabu (13/5/2026)

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif Wali Kota dan Bupati yang turun langsung melakukan monitoring di lapangan, serta dukungan dinas terkait dalam mempercepat sosialisasi aplikasi SPHP kepada para pedagang dan pengecer.

Terkait tugas penyerapan hasil tani, Bulog Madiun menunjukkan angka yang signifikan. Hingga saat ini, progres penyerapan gabah mencapai 61 persen, dari target 77.000 ton.

Dan serapan jagung mencapai 49 persen dari target 9.000 ton.

Agung menegaskan bahwa pihaknya sangat optimis target 100 persen akan tercapai pada akhir tahun 2026, terutama dengan masuknya masa panen kedua.

Selain pemerintah daerah, peran TNI dan Polri dianggap krusial dalam mengawal ketersediaan pangan di tingkat akar rumput.

TNI melalui Babinsa berperan aktif mengawal titik-titik panen padi dan memberikan informasi akurat mengenai ketersediaan gabah di tingkat petani.

Sedangkan Polri melalui Bhabinkamtibmas, mengawal program swasembada jagung dengan memberikan laporan rutin mengenai lokasi dan waktu panen jagung.

Cadangan pangan yang dikelola oleh Bulog Madiun tidak hanya diperuntukkan bagi warga lokal, tetapi juga didistribusikan untuk mendukung stabilitas pangan di berbagai wilayah Indonesia Timur.

"Kontribusi kami tidak hanya untuk Madiun. Kami juga melakukan pengiriman beras ke luar daerah seperti Madura, Maluku, Papua, hingga NTT," tambahnya.

Melalui momentum HUT ke-59 ini, Bulog Madiun berharap koordinasi lintas sektor ini terus terjaga demi memastikan kedaulatan pangan tetap kokoh dari hulu hingga ke hilir.(as/BN24)



close
Pasang Iklan Disini