BERKAH News24 - Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 dengan penuh khidmat di halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Senin (4/5/2026).
Upacara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen mencetak SDM unggul melalui kolaborasi lintas sektor.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
Dalam amanat tersebut, Bupati menekankan bahwa pendidikan adalah proses memanusiakan manusia yang berlandaskan kasih sayang untuk membentuk insan beriman, mandiri, dan bertanggung jawab.
Pemerintah pusat melalui kementerian terkait telah menetapkan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai program prioritas.
Untuk mendukung visi Indonesia Maju di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, terdapat lima kebijakan strategis yang tengah dijalankan. Diantaranya revitalisasi sarana, dimana saat ini pembangunan 16.167 satuan pendidikan dilaksanakan sepanjang tahun 2025.
Pada proses digitalisasi, Implementasi papan interaktif
untuk lingkungan belajar modern telah dilakukan.
Peningkatan insentif dan sertifikasi, termasuk bagi guru honorer, diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan guru.
Melalui Pramuka, gerakan literasi, dan numerasi, menjadi bagian dalam pendidikan karakter. Serta akses inklusif yang memastikan pendidikan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Sesuai dengan tema Hardiknas 2026, "Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", Bupati Hari Wuryanto mengingatkan bahwa sekolah tidak bisa berjalan sendiri.
"Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, inovatif, serta berakhlak mulia," tegas Bupati dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai dirasakan manfaatnya secara luas di Kabupaten Madiun.
Data terbaru menunjukkan progres yang signifikan. Diantaranya untuk SMP telah menjangkau 52 sekolah telah tercover (sisa 12,9% peserta didik belum menerima). Untuk SD, 405 sekolah telah tercover (sisa 13,30% peserta didik belum menerima). Sedangkan untuk PAUD/TK sudah menjangkau 685 satuan pendidikan telah tercover (sisa 23,5% peserta didik belum menerima).
"Program ini sangat membantu meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak kita. Target kita adalah pemerataan 100% di masa mendatang," tambah Hari Wuryanto.
Yang menarik, upacara tidak hanya diisi dengan prosesi formal, tetapi juga menampilkan bakat-bakat luar biasa dari putra-putri daerah. Penampilan drumband dari TK Kartika VIII-21 dan SDN Kaibon 3 (pemenang Bupati Cup 2026) turut memeriahkan suasana, disusul dengan atraksi seni pencak silat yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat Madiun.
Hadir dalam upacara tersebut jajaran Forkopimda, tokoh
pendidikan, serta ratusan guru dan pelajar yang tampak antusias mengikuti
jalannya acara hingga selesai.(as/BN24)












