Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

IPM dan Kemiskinan Jadi Catatan DPRD Madiun Terhadap LKPJ Bupati 2025

BERKAH News24 - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan masih tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Madiun, menjadi catatan dalam rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun atas Laporan Keterangan dan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madiun 2025.

Sebab kondisi pencapaian dari kedua indikator tersebut di Kabupaten Madiun, masih berada di bawah rata-rata provinsi Jawa Timur

“IPM masih di bawah target. Yakni masih diangka 75,47. Dan capaian ini masih di bawah rata-rata provinsi Jawa Timur, yakni 76,13 pada tahun 2025,” ujar Wiema Tedja Pradana, anggota DPRD Kabupaten Madiun, saat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun, dengan agenda Penyampaian Keputusan DPRD Tentang Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ Bupati Madiun Tahun 2025, Kamis (2/4/2026).

Sementara untuk angka kemiskinan di Kabupaten Madiun masih diatas angka kemiskinan Provinsi Jawa Timur.

Angka kemiskinan di Kabupaten Madiun masih melebihi provinsi Jawa Timur, yakni 10,4 persen pada tahun 2025. Sedangkan di Jawa Timur, 9,5 persen pada Oktober 2025, lanjutnya.

Selain itu untuk pencapaian kinerja, dari 33 poin indikator pencapaian kinerja, baru 18 poin yang tercapai.

Menyanggapi beberapa catatan tersebut, Bupati Madiun, Hari Wuryanto menilai hal ini sebagai bentuk sinergitas antara eksekutif dan legislatif yang harus saling melengkapi.

“Dengan demikian ada check and balance antara Pemerintah Kabupaten Madiun dan DPRD Kabupaten Madiun,” ucapnya dalam Sangat.

Selanjutnya Bupati Hari Wuryanto mengajak seluruh elemen untuk bersama dalam membangun Kabupaten Madiun.

“Akhirnya saya mengajak semua pihak untuk bersama dan harmonis mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersih Sehat dan Sejahtera,” tutupnya.(as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini