Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Salurkan Bapang Di Madiun, Pinwil Bulog Jatim Minta Warga Tidak Panik

BERKAH News24 - Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Provinsi Jawa Timur, meminta masyarakat di Jatim tidak panik, terkait dengan komunitas pangan.

Bulog Jatim memastikan, ketersediaan stok pangan Jawa Timur, aman hingga 14 bulan kedepan.

"Masyarakat Jawa Timur tidak usah panik karena stok yang dikuasai oleh Perum Bulog Jawa Timur di seluruh Jawa Timur 1.093.000 ton," ujar Langgeng Wisnu Adinugroho, Pimpinan Wilayah Bulog Jatim, saat meninjau penyaluran bantuan pangan di Desa Dolopo Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun, Selasa (31/3/2026).

Selain itu, lanjutnya, penyerapan gabah petani untuk Jawa Timur tertinggi secara nasional.

"Terhitung tadi malam kita sudah 387.000 ton. Jadi sebentar lagi kita akan mencapai 50 persen dari target," lanjutnya.

Menurutnya, petani sangat terbantu dengan harga Rp 6.500 per kilo yang ditentukan.

"Itu harga di pinggir sawah, sudah dalam bentuk gabah yang sudah dipanen," tambahnya.

Keterlibatan semua pihak dalam mendukung program penyerapan gabah ini, menjadi salah satu strategi Bulog Jatim.

"Strateginya kita memang kebetulan kita sangat dibantu dari Bapak-Bapak TNI, Babinsa, kemudian Babinkamtibmas, kemudian PPL juga seperti itu. Kemudian Dinas Pertanian juga sangat intens. Dan memang kebetulan tahun ini kan cuaca juga sangat mendukung," ucapnya.

Sementara itu untuk bantuan pangan yang disalurkan ini, adalah untuk alokasi bulan Maret - April 2026.

"Jadi kita total secara jumlah di Jawa Timur itu naik jadi 112.000 sekian ton. Itu jadi memang naik signifikan. Jadi insyaallah seluruh Jawa Timur di akhir April akan selesai penyaluran bantuan pangan," imbuhnya.

Selain beras, untuk minyak kita Jawa Timur masih mempunyai stok hampir 1 juta liter yang untuk mengisi pasar-pasar yang di luar minyak yang untuk bantuan pangan. 

"Untuk bantuan pangan minyak kita masih stok ada 12 juta liter. Jadi kita sangat aman insyaallah untuk wilayah Jawa Timur khususnya untuk pangan yang utamanya beras tidak ada masalah," tegasnya.

Bukan hanya untuk Jawa Timur, Bulog Jatim juga sudah mengirimkan beras di 16 provinsi lain yang defisit. 

"Kita memang wilayah surplus jadi kita membantu wilayah-wilayah lain yang defisit. seperti Papua, NTT, Maluku, kemudian Bali, Kalimantan. Itu, jadi kita sudah 16 provinsi yang dikirim berasnya dari Jawa Timur," pungkasnya.(as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini