BERKAH News24 - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun telah memastikan akan memberlakukan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Madiun, hingga saat ini masih menunggu adanya edaran resmi pemberlakuan WFH tersebut.
![]() |
| Ilustrasi siswa belajar dengan sistem daring |
Salah satunya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun. Hingga kini, Dispendikbud Madiun masih belum menentukan skema pelaksanaan WFH, termasuk kemungkinan pelaksanaan pembelajaran sistem jarak jauh (during), bila hal itu diperlukan.
"Kita masih menunggu juknis (petunjuk teknis) dan SE (Surat Edaran)," ujar Kepala Dispendikbud Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, Jum'at (27/3/2026).
Sejauh ini, Agus belum bisa memberikan keterangan, apakah nantinya pembelajaran dilaksanakan secara during, atau tetap tatap muka (luring).
Sistem pembelajaran during tentu sudah bukan hal yang baru dikalangan pendidikan. Dari pengalaman menunjukan, pembelajaran dengan sistem during pernah dilaksanakan secara penuh saat pandemi Covid-19.
Namun betapapun pembelajaran tetap dapat dilaksanakan dengan sistem during, tetapi untuk penanaman kedisiplinan serta karakter anak dirasa akan sulit diterapkan.
Diketahui, saat ini pemerintah tengah berupaya melakukan efisiensi energi. Hal ini dilakukan menyusul terjadinya krisis energi global, sebagai dampak dari terjadinya eskalasi di kawasan Timur Tengah.(as/BN24)













