BERKAH News24 - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Temu Karya Nasional (TKN) Relawan PMI Tahun 2026. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah survei lokasi guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung kegiatan berskala nasional tersebut.
Survei lokasi dipimpin langsung oleh Ketua PMI Provinsi Jawa Timur H. Imam Utomo S dan dilaksanakan di Kabupaten Gresik, tepatnya di sisi timur Stadion Petrokimia. Kawasan Stadion Petrokimia dinilai memiliki areal yang luas dan memadai untuk pelaksanaan TKN. Di sisi timur stadion terdapat dua lapangan, sementara area di bagian belakang dan samping barat stadion juga dinilai cukup representatif.
“Saya kira ini bisa menjadi alternatif,” ujar Imam Utomo di sela peninjauan lapangan.
Sebagaimana diketahui, PMI Pusat telah menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah TKN Relawan PMI 2026. Kegiatan TKN sebelumnya dilaksanakan di Purwakarta, dan rencananya TKN 2026 akan digelar pada Juli 2026 dengan melibatkan perwakilan relawan dari 34 provinsi se-Indonesia.
Dalam survei tersebut, Imam Utomo didampingi Wakil Ketua PMI Jawa Timur Eddy Indrayana, Sekretaris Nurwiyatno, Kepala Markas PMI Jawa Timur Dwi Suyanto, sejumlah ketua bidang, serta Ketua PMI Kabupaten Gresik H. Achmad Nadiir.
Imam Utomo menjelaskan, lokasi TKN direncanakan berada di sisi timur Stadion Petrokimia dan kawasan GOR Tridarma. Untuk pelaksanaan upacara pembukaan, Stadion Utama Petrokimia dapat dimanfaatkan karena jaraknya sangat dekat dengan area kegiatan utama. Selain itu, kebutuhan listrik, air, serta akses jalan dinilai cukup memadai.
“Untuk kebutuhan pendirian tenda, dibutuhkan luas minimal 20 x 25 meter. Bahkan kontingen tertentu, seperti Bali, biasanya membutuhkan area lebih luas karena menampilkan kesenian, termasuk ogoh-ogoh,” ujar Imam Utomo, yang juga pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur periode 1998–2008. Ia menegaskan bahwa Gresik menjadi salah satu alternatif lokasi TKN.
Berdasarkan pantauan, Imam Utomo bersama rombongan meninjau langsung dua lapangan di sisi timur stadion utama Petrokimia, kemudian mengelilingi kawasan stadion. Diskusi intens juga dilakukan dengan Ketua PMI Kabupaten Gresik terkait kebutuhan luas areal untuk pendirian tenda kontingen. “Ini program nasional yang harus disukseskan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Markas PMI Jawa Timur Dwi Suyanto menyampaikan bahwa menjadi tuan rumah TKN merupakan sebuah kehormatan dan kepercayaan besar. Ia mengingatkan bahwa Jawa Timur pernah menjadi tuan rumah kegiatan serupa pada tahun 2013 di Selorejo, Malang.
Selain itu, PMI Jawa Timur juga dinilai memiliki pengalaman menggelar kegiatan besar, seperti Jumbara PMI tingkat Jawa Timur di kawasan permukiman Semen Gresik, serta Peringatan Hari Relawan PMI dan Pelantikan Pengurus PMI Provinsi Jawa Timur Periode 2025–2030 di Ngawi yang dihadiri Ketua Umum PMI Jusuf Kalla.
Meski dinilai layak, Dwi Suyanto menegaskan bahwa lokasi di Gresik belum bersifat final. PMI Jawa Timur masih akan melakukan survei ke beberapa lokasi alternatif lainnya, antara lain kawasan Bumi Marinir Grati Pasuruan dan Malang, sebelum dilakukan evaluasi dan penetapan lokasi final TKN Relawan PMI 2026. (hjr)












