Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Apakah Flu Bisa Menyebabkan Bronkitis? Ini Penjelasannya

BERKAH News24 - Flu dapat menyebabkan gejala yang tidak mengenakkan. Pada banyak kasus, flu memang bisa sembuh sendiri. Namun, bagi beberapa orang, flu bisa berkembang menjadi sesuatu yang lebih dalam dan persisten, yaitu bronkitis akut, sebuah peradangan pada saluran napas bawah yang membuat batuk tak kunjung hilang dan dada terasa berat.

Flu disebabkan oleh virus influenza, yang tidak hanya menyerang hidung dan tenggorokan, tetapi juga bisa menjalar ke bronkus—saluran yang membawa udara langsung ke paru-paru. Ketika virus ini mencapai bronkus, jaringan di sana bisa meradang dan membengkak, memicu reaksi batuk, lendir, serta rasa tidak nyaman di dada. Inilah yang dikenal sebagai bronkitis akut.

Meski istilah flu dan bronkitis kadang terasa saling terkait, tetapipenting dipahami bahwa bronkitis bukanlah “lanjutan otomatis” dari flu. Ini terjadi ketika peradangan pada saluran napas dalam tetap aktif atau diperberat virus, dan bukan semua orang yang flu pasti akan mengalami bronkitis. Faktor lain seperti merokok, paparan polusi, atau sistem imun yang lemah bisa mempermudah transisi dari flu menjadi bronkitis.

Apakah flu bisa menyebabkan bronkitis?

Ya. Bronkitis akut paling sering dipicu oleh virus yang sama yang menyebabkan flu ataupun batuk pilek lainnya. Ketika virus masuk dan menginfeksi saluran napas bawah, itu dapat menyebabkan peradangan pada bronkus, yang merupakan tanda khas bronkitis.

Bronkitis akut biasanya bukan akibat bakteri, meskipun dalam beberapa kasus bakteri bisa ikut terlibat. Peradangan membuat saluran napas membengkak dan memproduksi lebih banyak lendir. Kondisi ini membuat batuk makin berat dan berkepanjangan—kadang sampai beberapa minggu setelah flu mereda.

Gejala bronkitis akut

Berikut ini beberapa gejala bronkitis akut yang perlu kamu waspadai:

Batuk lebih parah dan berkepanjangan

Bronkitis biasanya ditandai oleh batuk yang lebih dalam dan intens dibanding batuk biasa akibat flu. Awalnya, batuk mungkin kering, lalu berubah menjadi batuk produktif dengan lendir yang bisa berwarna putih, kuning, atau hijau.

Batuk ini dapat mengganggu tidur dan aktivitas harian, karena tubuh seolah kesulitan membersihkan saluran napasnya sendiri. Dalam beberapa kasus, batuk produktif bisa bertahan hingga 2–3 minggu.

Sesak napas dan mengi

Peradangan pada bronkus dapat menyempitkan jalan napas, sehingga kamu mungkin merasakan napas lebih berat atau cepat ngos-ngosan, terutama saat beraktivitas ringan. Beberapa orang juga mendengar suara berdesir atau mengi saat bernapas. Ini merupakan respons fisik karena saluran napas sedang mengalami gangguan aliran udara.

Nyeri dada, demam ringan, dan kelelahan

Bronkitis sering disertai rasa tidak nyaman di dada, kadang seperti sesak atau nyeri yang makin terasa saat batuk. Demam ringan dan kelelahan juga umum terjadi karena tubuh masih berperang dengan infeksi virus yang meradang.

Yang harus dilakukan jika kamu mengalami gejala bronkitis setelah flu.

Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan jika kamu mengalami gejala bronkitis setelah flu:

Istirahat dan minum banyak cairan. Memberi tubuh kesempatan pulih adalah langkah pertama. Cairan membantu melonggarkan lendir dan meredakan batuk.

Gunakan humidifier atau uap hangat. Udara lembap membantu mengurangi iritasi pada saluran napas dan membuat batuk lebih terkontrol.

Minum obat untuk meredakan gejala jika perlu. Obat batuk, pereda nyeri, atau dekongestan sesuai anjuran dokter bisa membantu kamu merasa lebih nyaman.

Pertimbangkan antiviral atau konsultasi dokter. Jika bronkitis terdeteksi sejak flu baru mulai, beberapa antiviral mungkin diresepkan oleh dokter untuk mempercepat pemulihan dan mengurangi komplikasi. Ini terutama relevan bagi orang dengan faktor risiko tinggi.

Jangan asal pakai antibiotik. Karena bronkitis akibat flu biasanya viral, antibiotik tidak efektif. Penggunaan yang tidak perlu justru dapat menyebabkan efek samping.

Flu memang bisa menjadi pemicu bronkitis akut, terutama ketika virus menyebar dari saluran napas atas ke bronkus. Gejala batuk berkepanjangan, sesak napas, rasa tidak nyaman di dada, dan perubahan lendir adalah tanda-tanda khas yang menunjukkan bahwa saluran napas bawah sedang meradang.

Kabar baiknya, kebanyakan kasus bronkitis yang dipicu flu akan membaik sendiri dengan dukungan perawatan di rumah seperti istirahat, hidrasi, dan pengelolaan gejala. Namun jika batuk tidak kunjung reda, sesak napas makin berat, atau kamu memiliki kondisi kesehatan lain, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan yang tepat.

Referensi

Centers for Disease Control and Prevention. “Chest Cold (Acute Bronchitis) Basics.” Diakses Januari 2026.

Cleveland Clinic. “Bronchitis: Causes, Symptoms, Diagnosis & Treatment.” Diakses Januari 2026.

Johns Hopkins Medicine. “Acute Bronchitis.” Diakses Januari 2026.

close
Pasang Iklan Disini