BERKAH News24 — Mengantisipasi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem pada musim hujan 2026/2027, Polres Madiun menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026 di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun, AKBP Ridwan Maliki, dan dihadiri oleh Wakapolres Madiun Kompol Mukhamad Lutfi, para pejabat utama (PJU) Polres Madiun, serta gabungan personel dari unsur TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, Perhutani, dan berbagai instansi terkait lainnya.
Dalam amanatnya, Kapolres Madiun memaparkan bahwa Provinsi Jawa Timur memiliki tingkat kerawanan bencana alam yang tinggi sehingga memerlukan langkah antisipasi bersama yang matang.
Berdasarkan catatan data sepanjang tahun 2026, tercatat sebanyak 672 kejadian bencana alam melanda berbagai wilayah di Jawa Timur. Peristiwa tersebut mengakibatkan 28 orang meninggal dunia, 55 orang mengalami luka-luka, serta kerugian material yang ditaksir mencapai Rp7,552 miliar.
Kapolres menegaskan bahwa negara wajib hadir untuk memberikan perlindungan dan pelayanan optimal kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi ancaman bencana alam. Oleh karena itu, kesiapan menyeluruh yang mencakup personel, sarana dan prasarana, serta penguatan sinergi antarsektor menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko serta dampak buruk bencana.
"Melalui apel kesiapsiagaan ini, saya berharap seluruh unsur yang terlibat dapat meningkatkan koordinasi dan kesiapan dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Kita semua tidak ingin ada korban. Mari bersama-sama hadir di tengah masyarakat, bersinergi dan berkolaborasi dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini," tegas AKBP Ridwan Maliki.
Selain itu, Kapolres juga mengajak seluruh personel dan instansi yang terlibat untuk melaksanakan tugas mulia ini dengan tulus dan ikhlas. Ia berpesan agar tanggung jawab kemanusiaan tersebut diniatkan sebagai ladang ibadah dalam memberikan pertolongan kepada sesama warga masyarakat.
Melalui penyelenggaraan apel ini, Polres Madiun bersama jajaran TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder berkomitmen penuh memperkuat sistem kesiapsiagaan serta meningkatkan kecepatan respons dalam penanganan bencana.
Langkah ini diharapkan mampu memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat Kabupaten Madiun dari berbagai risiko bencana hidrometeorologi selama musim hujan berlangsung.(as/BN24)







