BERKAH News24 — Pemerintah Kabupaten Madiun terus berkomitmen mendorong pembinaan dan pengembangan potensi atlet muda sejak dini. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui suksesnya gelaran Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup Antar-Pelajar se-Kabupaten Madiun Tahun 2026 untuk tingkat SD/MI dan SMP/MTs.
Ajang olahraga tahunan yang diikuti sekitar 500 atlet pelajar tersebut resmi ditutup oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dengan didampingi Wakil Bupati, dr. Purnomo Hadi, di Gedung Korpri Kabupaten Madiun pada Kamis (5/11/2026).
Acara penutupan turut dihadiri oleh jajaran kepala perangkat daerah terkait, pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), wasit, juri, ofisial, panitia penyelenggara, serta seluruh peserta. Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari (3–5 November 2026) ini berjalan sukses dan lancar dengan mempertandingkan berbagai kategori sesuai jenjang pendidikan.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun, Puji Rahmawati, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pertandingan terlaksana dengan aman tanpa kendala berarti. Ia mengapresiasi tinggi semangat dan sportivitas yang ditunjukkan para atlet muda.
"Kejuaraan ini bukan sekadar ajang meraih kemenangan, melainkan sarana membangun kekompakan, mempererat silaturahmi, serta menanamkan keberanian dan mental bertanding sejak dini. Kami berharap ajang ini dapat kembali digelar pada 2027 sebagai wadah pembinaan bibit potensial di Kabupaten Madiun," ujar Puji.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun H. Hari Wuryanto memberikan selamat kepada para pemenang dan memotivasi peserta yang belum berhasil agar tidak berkecil hati.
Bupati menegaskan bahwa para juara dari turnamen ini tidak boleh berpuas diri, sebab mereka diproyeksikan untuk membawa nama Kabupaten Madiun ke tingkat yang lebih tinggi, yakni Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Pelajar tingkat Provinsi Jawa Timur. Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, bonus khusus telah disiapkan bagi atlet yang mampu menyumbang medali emas.
"Yang juara-juara akan kita kirim untuk mengikuti Porseni ke Jawa Timur. Karena itu, saya minta adik-adik terus berlatih, menjaga disiplin, dan meningkatkan kemampuan. Jika nanti bisa membawa medali emas dari Porseni Provinsi Jawa Timur, insyaallah akan mendapatkan reward dari Pemerintah Kabupaten Madiun," tegas Hari Wuryanto.
Tidak hanya dari sisi pencak silat prestasi (tanding), Bupati juga meminta agar potensi seni pencak silat terus digali. Ia berharap setiap kecamatan di Kabupaten Madiun aktif menampilkan kebolehan kategori seni pencak silat dalam berbagai ajang lokal, sehingga olahraga tradisional ini tetap lestari sebagai kearifan lokal.
Di akhir pengarahannya, ia menekankan pentingnya pembentukan karakter bagi para pelajar. Menurutnya, prestasi sejati diraih melalui proses latihan yang konsisten, sikap pantang menyerah, kedisiplinan, serta rasa hormat kepada orang tua, guru, dan pelatih.
Rangkaian acara ditutup secara simbolis dengan penyerahan hadiah dan piala oleh Bupati serta Wakil Bupati Madiun kepada para juara. Selain itu, seluruh peserta yang bertanding juga menerima sertifikat penghargaan sebagai apresiasi atas partisipasi dan dedikasi mereka.(as/BN24)







