BERKAH News24— Guna memastikan kelancaran dan kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Madiun, Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, M.H., memimpin langsung kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap sejumlah proyek konstruksi tahun anggaran 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (30/10/2026) ini turut didampingi oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para kepala bagian terkait.
Adapun sasaran monev kali ini mencakup empat proyek konstruksi utama, yaitu rehab exterior dan Interior lobi Kantor Sekretariat Daerah, ruang Bupati Kantor Sekda Kabupaten Madiun, rehab drainase dan pavingisasi jalan Kelurahan Krajaan, Kecamatan Mejayan dan rekonstruksi jalan ruas Bajulan-Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng.
Ada pemandangan menarik di sela-sela peninjauan. Meski berlatar belakang profesi sebagai seorang dokter, dr. Purnomo Hadi menunjukkan penguasaan yang mendalam terhadap ilmu konstruksi. Ia tampak teliti memeriksa mutu serta ukuran material bangunan yang digunakan oleh para rekanan di setiap titik proyek yang dikunjunginya.
Menjelang akhir bulan Oktober, Wabup yang akrab disapa Dokter Pur ini memberikan instruksi tegas kepada konsultan pengawas agar mengawasi ketat tenggat waktu yang tersisa. Ia juga mengingatkan pihak rekanan untuk senantiasa mematuhi regulasi dan mengerjakan proyek sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
"Kalau bisa pekerjaan ini selesainya maju seminggu sebelum habis masa kontrak. Waktu seminggu itu untuk penyempurnaan dan membersihkan sisa-sisa material," tandas dr. Purnomo Hadi.
Terkait proyek rekonstruksi jalan di ruas Bajulan–Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Wabup menyatakan dukungannya terhadap metode pengecoran beton. Mengingat kontur tanah di wilayah tersebut yang cenderung labil, ketebalan jalan dirancang hingga 20 sentimeter demi ketahanan jangka panjang.
"Insya Allah nanti bisa selesai tepat waktu. Mungkin tanggal 21 November sudah selesai," ungkapnya.
Lebih lanjut, Wabup menjelaskan bahwa proyek fasilitas umum seperti drainase dan pavingisasi jalan lingkungan merupakan bentuk komitmen serta apresiasi dari Bupati Madiun dalam menata infrastruktur lingkungan, akses pertanian, hingga fasilitas pendidikan.
Meski diakuinya masih ada keterbatasan anggaran yang membuat pemerataan pembangunan dilakukan secara bertahap, ia memohon doa dan dukungan masyarakat agar kepemimpinannya bersama Bupati Madiun senantiasa amanah.
"Memang karena terkendala anggaran, jadi belum mampu memuaskan semuanya. Mohon doanya saja, Pak Bupati dan saya, mampu memberikan yang terbaik dan menjadi pemimpin yang amanah bagi Kabupaten Madiun yang BERSAHAJA," tuturnya.
Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Wakil Bupati juga menyempatkan diri meninjau proyek revitalisasi ruang belajar di SMPN 2 Pilangkenceng yang dikerjakan secara swakelola sesuai regulasi Kementerian Pendidikan. Tidak hanya mengecek fisik bangunan, dr. Purnomo Hadi juga menyempatkan diri berinteraksi langsung serta memotivasi para siswa-siswi agar tetap semangat menimba ilmu dan bersekolah setinggi-tingginya.(as/BN24)







