BERKAH News24 – Bupati Madiun Hari Wuryanto, memimpin Apel Gelar Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun di Pendopo Muda Graha, Senin (20/7/2026).
Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis Pemkab Madiun untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta personel dalam menghadapi potensi kebencanaan di seluruh wilayah Kabupaten Madiun.
Hari Wuryanto menekankan bahwa kesiapan infrastruktur dan peralatan teknis harus berjalan seiring dengan mental serta semangat para personel di lapangan. Bagi Bupati, manajemen penanggulangan bencana yang efektif membutuhkan keseimbangan antara aspek teknis dan spiritual.
"Kita harus memastikan bahwa usaha lahiriah berupa kesiapan peralatan dan kompetensi personel harus berjalan beriringan dengan ikhtiar batiniah. Jangan pernah abai terhadap protokol keselamatan, namun tetaplah berserah diri dalam menjalankan tugas kemanusiaan agar senantiasa diberikan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa," tegas Bupati Hari Wuryanto.
Selain berfokus pada langkah mitigasi, Bupati juga memberikan perhatian khusus pada persiapan kontingen BPBD Kabupaten Madiun yang akan bertanding dalam ajang keterampilan kebencanaan tingkat Provinsi Jawa Timur.
Ia menaruh harapan besar agar tim dapat mengulang pencapaian manis tahun lalu.Karena ajang kompetisi ini sekaligus sebagai tolok ukur kesiapsiagaan dan kualitas dedikasi para petugas di lapangan.
“Tahun lalu kita berhasil meraih predikat juara satu. Saya berharap tahun ini kontingen kita mampu mempertahankan prestasi tersebut. Keberhasilan ini bukan sekadar piala, melainkan bukti dedikasi profesionalisme petugas kita. Saya ingin prestasi ini menjadi kado istimewa untuk hari ulang tahun Kabupaten Madiun yang kita cintai ini,” tambahnya.
Rangkaian apel ditutup dengan pemeriksaan langsung seluruh jajaran peralatan kebencanaan oleh Bupati Madiun bersama pimpinan perangkat daerah terkait.
Melalui kesiapan sarana yang teruji dan tingginya semangat
personel, Pemerintah Kabupaten Madiun berkomitmen untuk terus meningkatkan
standar perlindungan masyarakat dari ancaman bencana sekaligus menjaga marwah
prestasi daerah di tingkat Jawa Timur.(as/BN24)







