BERKAH News24 – Rangkaian acara tahunan Sepasar ing Madiun (Sepasma) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun resmi ditutup oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, pada Minggu malam (19/7/2026).
Penutupan yang berlangsung meriah di Alun-alun Reksogati ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Madiun.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi, Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Sekretaris Daerah Kab. Madiun, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Camat se-Kabupaten Madiun.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan—mulai dari pembukaan yang menyapa warga di wilayah selatan di Lapangan Sareng, hingga puncaknya pada malam penutupan.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat dan pihak terkait yang telah mendukung penuh agenda besar ini.
“Alhamdulillah, kita semua diberikan kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul pada malam hari ini. Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung penuh kegiatan Sepasma dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun,” ujar Bupati Hari Wuryanto.
Bupati berharap hadirnya Sepasma tidak hanya memberikan hiburan yang sehat bagi warga, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah secara signifikan.
Kedepan, Pemkab Madiun berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi demi meningkatkan kualitas pelayanan serta kemeriahan acara di tahun-tahun mendatang demi mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).
“Insya-Allah, mudah-mudahan tahun depan kami bisa memberikan layanan yang jauh lebih baik lagi kepada seluruh masyarakat Kabupaten Madiun. Kita akan laksanakan Sepasma yang lebih meriah lagi untuk mendongkrak perekonomian daerah,” tambahnya.
Bupati berpesan agar masyarakat terus merawat dan menjaga
warisan Kabupaten Madiun yang kini telah berusia hampir lima abad. Menjaga
lingkungan agar tetap aman, bersih, sehat, dan sejahtera,
tetap kompak dan optimis dalam berbuat kebaikan di tengah kehidupan bermasyarakat dan menjalankan aktivitas harian dengan hati yang gembira dan ikhlas.
“Kabupaten ini adalah daerah yang luar biasa yang diwariskan oleh para pendahulu kita sejak 458 tahun yang lalu. Tugas kita sekarang adalah menjaganya. Terakhir, jangan bosan-bosan untuk berbuat baik, meskipun orang lain menilainya berbeda, karena yang terpenting adalah kita selalu mengharapkan rida Allah SWT,” pungkasnya.
Antusias masyarakat tampak memadati area panggung untuk
menikmati sisa malam perayaan yang dihibur oleh pertunjukan orkes melayu
bersama artis Eny Sagita.(as/BN24)







