Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Kolaborasi di 'Bahana Bersahaja', Pemkab Madiun Dekatkan 38 Layanan Publik hingga Genjot Potensi UMKM

BERKAH News24 – Pemerintah Kabupaten Madiun terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan dekat bagi masyarakatnya. 

Melalui strategi program “Bahana Bersahaja” yang berlangsung di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Pemkab Madiun sukses membangun kolaborasi lintas sektor guna menghadirkan puluhan jenis pelayanan publik langsung di tengah pemukiman warga.


Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi yang terjalin erat antara pemerintah daerah dengan berbagai instansi vertikal. Saat menerangi langsung siaran program, ia menegaskan bahwa esensi dari program ini adalah kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Alhamdulillah, kami ingin Pemerintah Kabupaten Madiun memberikan layanan terbaik untuk masyarakatnya. Salah satunya kami bekerja sama dengan Polri dalam memberikan layanan perpanjangan dan pencetakan SIM di tempat ini. Warga tidak harus jauh-jauh ke Polres, cukup datang ke sini sudah bisa diproses,” ujar Bupati Hari Wuryanto, Rabu (10/6/2026).

Bupati memberkan, setidaknya ada 38 jenis pelayanan yang dibuka selama kegiatan berlangsung. Tanggapan masyarakat pun sangat luar biasa dan tidak hanya dinikmati oleh warga lokal Kelurahan Bangunsari saja.

"Tadi saya sempat mendata, khusus untuk layanan SIM saja sudah ada 16 yang tercetak. Menariknya, yang memanfaatkan layanan ini tidak hanya orang Bangunsari, tadi ada yang dari Kecamatan Balerejo hingga Dagangan. Semua bisa terlayani ke sini," tambahnya.

Keberhasilan pelayanan publik di arena Bahana Bersahaja ini tidak lepas dari gotong royong multipihak. Selain Kepolisian (Polri), Pemkab Madiun juga menggandeng sejumlah instansi lainnya demi menghadirkan satu pelayanan pintu yang komprehensif.


“Banyak instansi vertikal yang kita libatkan di sini, mulai dari BPJS, Kementerian Agama, Imigrasi, Kantor Pajak, Pegadaian, hingga BPOM,” jelas Bupati Hari Wuryanto.

Di samping urusan administrasi dan perizinan, pelaksanaan Bahana Bersahaja selama dua hari (9-10 Juni 2026) di Bangunsari ini juga membawa dampak signifikan terhadap roda perekonomian lokal, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Bupati mengaku bangga melihat geliat para pelaku usaha yang mulai sadar akan pentingnya legalitas usaha dan jaminan bersama produk.

“Utamanya adalah peningkatan UMKM yang ada di Bangunsari. Tadi pengurusan NIB (Nomor Induk Berusaha) lumayan banyak, begitu juga dengan sertifikat halalnya. Ini membuktikan apa yang dijajankan oleh teman-teman UMKM kita secara syar'i sah dan halal. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas dari pelayanan dan produk UMKM kita,” tuturnya.

Komitmen Pemkab Madiun tidak berhenti saat acara seremonial berakhir. Bupati Hari Wuryanto memastikan bahwa Kelurahan Bangunsari akan terus mendapatkan sentuhan program pembangunan berkelanjutan pasca-kegiatan Bahana Bersahaja.


Tercatat ada 15 program kerja yang telah disiapkan pemerintah daerah, termasuk penguatan fasilitas infrastruktur yang menunjang aktivitas sehari-hari.

“Kami ada 15 program, termasuk fasilitas infrastruktur yang menunjang kegiatan masyarakat. Salah satunya tadi kita bangun sarana di sisi selatan berupa pavingisasi untuk jalur jogging (jogging track),” urai Bupati.

Pembangunan fasilitas olahraga ini, menurut Bupati, merupakan langkah konkret pemerintah untuk menstimulasi pola hidup bersih dan sehat di kalangan masyarakat Kabupaten Madiun.

“Kami pengin masyarakat Bangunsari juga sehat. Salah satu sarana untuk sehat itu adalah dengan berolahraga. Mudah-mudahan dengan adanya fasilitas baru ini, masyarakat kami semakin gemar berolahraga agar fisiknya tetap sehat dan bugar,” tutupnya.(as/BN24)


Ayo Maju Bersama Kami

Pasang IKLAN ANDA Di Sini

close
Pasang Iklan Disini