Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

KDS Lentera Sebaya Gelar Workshop Kesehatan Mental ODHIV

BERKAH News24 - Workshop Kesehatan Mental pada orang dengan HIV (ODHIV) berlangsung penuh makna, Sabtu (18/4/2026) di ruang Angling Dharma, gedung Pemkab Bojonegoro. Kegiatan yang digelar Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Lentera Sebaya ini mengambil tema 'Dari Rentan Menjadi Bertahan, Menjaga Kesehatan Mental Aman dan Berani Menghadapi Masa Depan'.

Kegiatan ini dihadiriri oleh ODHIV se-Jawa Timur; perwakilan dari RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, RSUD Padangan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, PMI serta tamu undangan lainnya. Juga hadir pembicara Niken Mahendra, seorang professional counselor yang bergerak di bidang komunikasi dan kesehatan mental.

Sub Koordinator Penyakit Menular dan Tidak Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Paiman menjelaskan, HIV AIDS membutuhkan pengobatan patuh untuk menekan jumlah virus di tubuh. Belum adanya obat yang secara total menghilangkan virus ini menyebabkan perilaku psikososial dan mental yang ada di diri mereka. Maka, stigma yang baik di lingkungan harus mulai dari diri sendiri dan keluarga. Sebab, banyak dampak sosial yang mereka alami. 

Workshop Kesehatan Mental pada orang dengan HIV (ODHIV) berlangsung penuh makna, Sabtu (18/4/2026) di ruang Angling Dharma, gedung Pemkab Bojonegoro. Kegiatan yang digelar Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Lentera Sebaya ini mengambil tema 'Dari Rentan Menjadi Bertahan, Menjaga Kesehatan Mental Aman dan Berani Menghadapi Masa Depan'.

Kegiatan ini dihadiriri oleh ODHIV se-Jawa Timur; perwakilan dari RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, RSUD Padangan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, PMI serta tamu undangan lainnya. Juga hadir pembicara Niken Mahendra, seorang professional counselor yang bergerak di bidang komunikasi dan kesehatan mental.

Sub Koordinator Penyakit Menular dan Tidak Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Paiman menjelaskan, HIV AIDS membutuhkan pengobatan patuh untuk menekan jumlah virus di tubuh. Belum adanya obat yang secara total menghilangkan virus ini menyebabkan perilaku psikososial dan mental yang ada di diri mereka. Maka, stigma yang baik di lingkungan harus mulai dari diri sendiri dan keluarga. Sebab, banyak dampak sosial yang mereka alami. 

close
Pasang Iklan Disini