BERKAH News24 - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berterima kasih kepada Atase Keagamaan Kedutaan Saudi Arabia, kepada Raja dan Pangeran Saudi Arabia yang telah memberikan sapaan buka puasa untuk ribuan masyarakat Jawa Timur yang digelar di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Sabtu (21/2/2026).
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Atase Keagamaan Kedutaan Saudi Arabia, dan mohon disampaikan terima kasih kami juga kepada Raja Salman dan Pangeran Mahkota yang telah memberikan sapaan buka puasa kepada kita dan telah mengizinkan warga Indonesia, terutama Jawa Timur pertama kali diizinkan menyiapkan Kampung Haji di Mekkah,”kata gubernur.
“Terima Kasih untuk semua yang hadir dalam kegiatan ini yang insyaalah menjadikan semaraknya bulan Ramadan. Semoga Puasa, tarawih tadarus kita diterima Allah. Dan Ramadan ini bisa meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,”pungkasnya.
Syeikh Ahmed bin Essa Al-Hazmi, Atase Keagamaan Kedutaan Saudi Arabia yang hadir bersama Wakil Atase Keagamaan Kedutaan Saudi Arabia, Syaikh Al Barraq Abdullah juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah dan Pemprov Jatim karena telah memuliakan masyarakat pada kegiatan ini dan menyampaikan salam cintanya untuk warga Indonesia.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada perempuan besar yang berada di samping kanan saya ini, Gubernur Khofifah, kepada Provinsi Jawa Timur, Kota Surabaya. Di hari ini saya merasa di atas di puncak kegembiraan, maka saya juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan jajarannya, serta seluruh yang hadir disini. Saya mencintai kalian karena Allah dan kalian tempatnya ada di dalam hati,”katanya.
“Raja Salman Bin Abdul Aziz dan putera Mahkota Mohammed bin Salman, sangat mencintai warga Negara Indonesia. Karena itulah kalian diberi hadiah dalam bentuk buka puasa pembagian kurma – kurma istimewa dan juga mushaf yang mulia yang dicetak khusus di Kota Madinah. Semoga Allah SWT memberi pahala yang sebesar – besarnya kepaga Gubernur Khofifah Indar Parawansa atas apa yang dikedepankan hari ini. Terima kasih untuk Raja Salam dan Presiden Indonesia,” tambahnya.
Sementara Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya sekaligus Imam Besar Masjid Nasional Al-Akbar, KH. Muhammad Ali Aziz mengajak jamaah untuk menumbuhkan optimisme dan ketenangan hati di bulan Ramadan dengan mengingat pesan Al-Qur’an, La tahzan, innallaha ma’ana” (Jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita). Menurutnya, kebahagiaan dunia dan akhirat dapat diraih dengan menghindari empat hal yakni egois dalam berdoa, sedikit sholawat, bakhil atau pelit, serta tuli terhadap adzan.
Buka Puasa Bersama dan Hadiah Kurma Raja Salman yang digelar di Masjid Masional Al Akbar Surabaya ini, juga mendapatkan piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang diserahkan Senior Manager Muri, Triono, kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Laksamana (Purn) Yudo Margono - mewakili Atase Agama kedutaan Arab Saudi.
Piagam penghargaan tersebut diberikan atas sajian buka puasa bersama berbasis Kurma sebanyak 12 ribu porsi, sajian buka puasa berbasis nasi kebuli sebanyak 20.741 porsi serta pembacaan 99 Asma’ul Husna secara serentak yang diikuti 18.000 peserta.
Selain mencatatkan rekor, kegiatan ini juga diwarnai dengan apresiasi kepada para penghafal Al-Qur’an serta kelompok pembaca Al-Qur’an dengan bahasa isyarat yang sejak siang hari telah melaksanakan khataman. Kehadiran ribuan jamaah dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari mahasiswa, majelis taklim, hingga komunitas disabilitas, menunjukkan semangat inklusivitas dan kecintaan terhadap Al-Qur’an yang menjadi ruh utama kegiatan tersebut.
Momentum buka puasa bersama ini pun menjadi simbol kuatnya ukhuwah Islamiyah antara masyarakat Jawa Timur dan Kerajaan Arab Saudi. Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Masjid Nasional Al-Akbar, dan Atase Agama Kerajaan Arab Saudi, kegiatan ini diharapkan mempererat persaudaraan, memperkuat syiar Islam, serta membawa keberkahan bagi seluruh umat di bulan suci Ramadan. (nul/ain/yan/hjr)












