Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Pemkab Bojonegoro Terus Tambah Infrastruktur Irigasi

BERKAH News24 - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) terus tancap gas memperkuat ketahanan pangan daerah. Salah satu langkahnya membangun dan merehabilitasi infrastruktur irigasi yang menjadi pilar utama dalam mendongkrak produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Hingga akhir 2025, akselerasi pembangunan menunjukkan progres yang signifikan. Tercatat, program pembangunan jaringan irigasi menyasar 108 desa, sementara rehabilitasi dilakukan di 11 desa strategis.

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 72 lokasi pembangunan dan 4 lokasi rehabilitasi telah tuntas 100%. Total panjang jaringan irigasi yang berhasil dikerjakan mencapai 14.851,80 meter.

Pencapaian ini secara otomatis meningkatkan kualitas infrastruktur air di Bojonegoro. Kondisi jaringan irigasi kategori "Baik" melonjak drastis dari semula 190.513,08 meter menjadi 205.364,88 meter.

"Infrastruktur irigasi yang memadai adalah fondasi. Kami ingin memastikan petani tidak lagi khawatir soal pasokan air, baik di musim hujan maupun kemarau. Air yang lancar berarti panen yang stabil," ujar Kepala Dinas PU SDA, Helmy Elisabeth.

Pembangunan masif ini membawa empat dampak positif utama yang langsung dirasakan oleh masyarakat:

• Air terjamin sepanjang musim: distribusi air kini lebih merata, meminimalisir risiko gagal panen saat kemarau panjang.

• Panen lebih sering: akses air yang stabil memungkinkan petani meningkatkan frekuensi tanam dari satu kali menjadi dua atau tiga kali setahun.

• Efisiensi biaya produksi: petani kini bisa menghemat biaya operasional karena tidak lagi bergantung pada pompa air manual atau irigasi darurat yang mahal.

• Ketahanan pangan lokal: dengan suplai air yang lancar, Bojonegoro semakin kokoh dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dari hasil produksi lokal.

Dinas PU SDA menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk ekonomi perdesaan. Dengan jaringan irigasi yang lebih baik, diharapkan kesejahteraan petani meningkat seiring dengan naiknya volume dan kualitas hasil panen.

"Kami terus berkomitmen melanjutkan pembangunan secara terukur dan merata di seluruh desa. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar Bojonegoro tetap menjadi lumbung pangan yang tangguh di masa depan," pungkas Helmy.[fif/nn]

close
Pasang Iklan Disini