Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Pemkab Madiun Tetapkan Balerejo dan Pilangkenceng Jadi Kawasan Industri

BERKAH News24 - Pemerintah Kabupaten Madiun telah menetapkan dua wilayah kecamatan sebagai pengembangan kawasan industri. Kedua wilayah kecamatan tersebut masing masing Kecamatan Balerejo dan Kecamatan Pilangkenceng.

Penetapan kedua wilayah kecamatan sebagai kawasan industri ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 75 Tahun 2025, tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025, tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Madiun Tahun 2024 - 2044.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto menyatakan akan memberikan kemudahan dalam perizinan bagi investor, yang akan berinvestasi di wilayah tersebut.

"Kalau investor membutuhkan perizinan akan kami bantu dan kami mempermudah proses perizinan," ujar BupatiMadiun, saat sosialisasi Perbup Nomor 75 tahun 2025, di Ruang Praja Mukti, Pusat Pemerintahan Caruban, Selasa (24/2/2026).

Dikatakan, penataan kawasan industri ini bertujuan agar industri yang ada di Kabupaten Madiun lebih efektif dan efisien.

"Supaya bisa lebih tertata dibuatkan kawasan. Tujuannya lebih terorganisasinya. Kalau nanti kawasan industri terpencar kurang efektif dan kurang efisien. Kami buat kawasan industri agar lebih efisien termasuk dari sisi lingkungan bisa terjaga," lanjutnya.

Pemkab Madiun yakin, kedua wilayah kecamatan yang telah ditetapkan sebagai kawasan industri ini akan menjadi tujuan investor dari berbagai daerah.

"Pasti menjadi primadona industri di Jawa Timur karena jalur distribusi ada, lalu nilai UMK masih di bawah Rp3 juta. Kalau di ring 1 itu sudah Rp5 juta," tambahnya.

Sementara itu Kepala Bidang Sarana Prasarana Pengawasan dan Pengendalian Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Eddi Wiyono, yang juga hadir dalam acara sosialisasi itu menyatakan, Madiun kini masuk dalam peta prioritas pengembangan industri. 

Hal sebagaimana Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di wilayah Jawa Timur.

“Perkembangannya cukup signifikan. Pengelola sudah ada yang siap masuk, yakni PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). Ketersediaan lahannya juga sudah clear,” katanya.(as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini