Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Dari 122 Ribu Penerima, MBG Di Kabupaten Madiun Tembus 109 Ribu Penerima Manfaat

BERKAH News24 - Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Madiun saat ini sudah melayani sebanyak 109 ribu penerima manfaat, dari total keseluruhan sekitar 122 ribu penerima manfaat. Artinya saat ini masih ada sekitar 13 ribu yang belum menikmati MBG.

Hal ini disampaikan Bupati Madiun Hari Wuryanto, saat peresmian  operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 2 dan 3 Polres Madiun, di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (13/2/2026).

"Masih ada 6 SPPG yang belum beroperasi. Nanti bila sudah beroperasi semuanya akan terlayani," ujar Bupati Madiun.

Dalam kesempatan ini Bupati Madiun menekankan ke pengelola SPPG agar selalu taat pada Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Yang diberi manfaat itu mulai PAUD, TK, SD, SMP, SMK, ada ibu  hamil dan menyusui, semuanya mempunyai porsi masing masing. Pokonya harus sesuai dengan SOP itu yang saya tekankan karena yang dilayani itu banyak. Jadi biar supaya  sesuai dengan harapan Bapak Prabowo, ingin  membentuk  rakyat itu menjadi senang, sehat dan bergiizi kemudian cerdas anak anaknya," jelasnya.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan bahan bahan makanan guna operasional SPPG, Bupati Madiun menekankan agar memaksimalkan potensi yang ada di daerah Kabupaten Madiun. 

Meski demikian, kata Bupati, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo, harus ada kerjasama antar daerah untuk pemenuhan kebutuhan bahan tersebut.

"Ada beberapa yang kita kerjasamakan dengan daerah lain. Kan sudah dikumpulkan dengan pak Prabowo, kita harus berkolaborasi, tidak bisa sendirian. Seperti Kabupaten Madiun, untuk telur dan ayam kita masih kurang. Kemudian juga sayur. Kalau buah dan beras melimpah. Kita change jadi kita juga ada kerjasama," tambahnya. 

"Kemarin kita sudah ada perjanjian dengan Magetan kaitannya dengan sayur telur dan ayam. Karena untuk meyakinkan kepastian sekian pemasokannnya. Kalau tidak ada kerjasama nanti harganya fluktuasinya terlalu cepat. Tapi kalau sudah ada kerjasama kan tidak ada (fluktuasi harga)," imbuhnya.

Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara menyampaikan, launching SPPG ini merupakan bagian dari peluncuran serentak SPPG Polri yang juga dihadiri Presiden RI di SPPG Palmerah, Polres Jakarta Barat. 

“Program ini adalah amanah dari Badan Gizi Nasional untuk membangun generasi emas Indonesia melalui peningkatan gizi anak sekolah," kata Kapolres.

Dengan hadirnya SPPG ini, diharapkan mampu mendukung peningkatan gizi anak sekolah serta menyukseskan program pemerintah pusat. 

"SPPG bukan sekadar dapur pelayanan, tetapi infrastruktur strategis yang berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan penggerak ekonomi lokal,” tambahnya.

Selain meresmikan SPPG 3 POlres Madiun di Desa Sogo Balerejo Madiun, sekaligus juga diresmikan operasional SPPG 2 Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun.

"Yang terpenting harus adanya sinergi dengan seluruh stakeholder, serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaannya," pungkasnya.(as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini