BERKAH News24 - Komite Perekat Persaudaraan Maluku (KPPM) Jawa Timur resmi melantik Dewan Pengurus periode 2026–2030 di Surabaya, Sabtu (17/1/2026).
KPPM Jawa Timur dibentuk sebagai wadah untuk mempererat semangat persaudaraan yang rukun dan harmonis di antara masyarakat Maluku yang bermukim di perantauan, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Ketua Umum KPPM Jawa Timur periode 2026–2030, Frans Huwae mengatakan, pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kebersamaan serta nilai-nilai perjuangan Pattimura dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, KPPM hadir sebagai rumah bersama bagi warga Maluku untuk terus berkontribusi bagi kemaslahatan masyarakat di Jawa Timur.
“Pelantikan ini menjadi wadah bagi orang Maluku untuk memperkuat semangat Pattimura dan meneruskannya dalam setiap langkah kehidupan, terutama untuk kepentingan bersama warga Maluku di seluruh Jawa Timur,” ujarnya.
Acara pelantikan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur, Eddy Supriyanto. Prosesi berlangsung dengan penuh hikmat dan kerukunan, mencerminkan kuatnya nilai pela gandong yang merekatkan persaudaraan warga Maluku Muslim dan Kristen.
Sejumlah tokoh akademisi turut hadir, di antaranya Prof. Dr. Paul Tahalele, Prof. Hatane, dan Prof. Burhan Bungin. Kehadiran para tokoh tersebut menambah kekuatan moral dan semangat kebersamaan bagi seluruh peserta yang hadir.
Prosesi acara diawali dengan perarakan Tari Lenso yang dibawakan oleh para penari muda Maluku sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para tamu undangan. Suasana semakin menyentuh saat pembacaan “Surat Cinta” oleh Bang Basri Latuconsina yang diiringi lagu Gandonge, membuat hadirin larut dalam nuansa kebersamaan warga Maluku di tanah rantau.
Kemeriahan acara juga ditandai dengan lomba makan papeda, makanan khas Maluku berbahan dasar sagu yang disajikan bersama kuah colo-colo ikan cakalang. Lomba ini menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan antarpeserta.
Pembina KPPM Jawa Timur, Prof. Dr. Paul Tahalele, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan pengurus KPPM Jawa Timur diharapkan dapat semakin mempererat persaudaraan warga Maluku sekaligus memperkuat kontribusi positif bagi Jawa Timur dan Indonesia.
Ia juga mengajak seluruh warga Maluku untuk meneladani semangat kepahlawanan Pattimura, khususnya dalam upaya keluar dari kemiskinan dan meningkatkan kualitas pendidikan. “Dengan meneladani Pattimura, kita harus bangkit dari kemiskinan dan memperkuat pendidikan sebagai kunci masa depan Maluku,” ujarnya.
Pelantikan pengurus KPPM Jawa Timur ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat solidaritas, menjaga nilai budaya, serta mendorong peran aktif warga Maluku dalam pembangunan daerah dan nasional. (hjr)












