BERKAH News24 - Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II yang dirangkai dengan Workshop Menulis Buku Cerita Bergambar. Kegiatan edukatif ini digelar Sabtu (25/7/2026) di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro.
Kegiatan mengusung tema "Sinergi HIMPAUDI Wujudkan Kepemimpinan yang Transformatif dan Adaptif Menuju Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan" ini dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono, Ketua PW HIMPAUDI Jawa Timur, kepala perangkat daerah terkait, serta tamu undangan lainnya.
Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono mengapresiasi komitmen HIMPAUDI yang terus menunjukkan dedikasi memajukan pendidikan anak usia. Masa usia dini merupakan masa emas yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan sehingga sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat.
"Saya berharap melalui pelatihan ini lahir banyak karya terbaik dari para pendidik PAUD Bojonegoro yang dapat memperkaya bahan bacaan anak-anak sekaligus menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan bahwa kolaborasi antara HIMPAUDI dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menjadi langkah strategis dalam mendukung pemenuhan hak-hak anak sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro terkait pelayanan administrasi kependudukan bagi anak usia dini.
Wakil Bupati menambahkan, salah satu target pembangunan daerah di bidang pendidikan adalah menurunkan angka Anak Tidak Sekolah (ATS). Upaya tersebut tidak dapat dilakukan oleh Dinas Pendidikan saja, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk tenaga pendidik PAUD.
"Anak yang tidak sekolah tidak bisa ditangani oleh Dinas Pendidikan sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh tenaga pendidik agar mereka dapat kembali memperoleh haknya untuk mengenyam pendidikan," tuturnya.
Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro Siti Eriwiyati menjelaskan, kepengurusan HIMPAUDI terus berupaya memperkuat organisasi secara bertahap. Pada tahun pertama, fokus penguatan internal organisasi, kemudian peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai workshop dan pelatihan.
Ia mengatakan, HIMPAUDI Bojonegoro juga aktif memperjuangkan pengakuan pendidik PAUD sebagai guru melalui penyampaian aspirasi kepada pemerintah pusat. Berkat berbagai upaya tersebut, HIMPAUDI Bojonegoro meraih penghargaan sebagai organisasi dengan tata kelola terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur pada 2025 dan kembali masuk lima besar organisasi dengan sinergi terbaik bersama pemerintah daerah pada 2026.
Memasuki tahun ketiga kepengurusan, lanjut Siti, HIMPAUDI Bojonegoro mengusung semangat menjadi organisasi yang berdampak melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Hal itu diwujudkan melalui kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro serta komitmen mendukung gerakan literasi dengan menyumbangkan 1.000 buku kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro tentang pelayanan administrasi kependudukan dalam lingkup tugas Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini.[zul/nn]






