Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Mahasiswa Didorong Optimalkan Riset Berbasis Open Data di Workshop CERDIG Narotama

BERKAH News24 - Fakultas Ilmu Komputer Universitas Narotama menyoroti pentingnya pergeseran cara berpikir mahasiswa dalam menghadapi era digital, dari sekadar memahami teori menuju kemampuan mengolah dan memanfaatkan data sebagai dasar riset yang berdampak.

Hal ini disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Narotama, Cahyo Darujati dalam kegiatan Workshop Statistik Sektoral Seri ke-15 yang digelar di Convention Hall Universitas Narotama, Selasa (21/4/2026). 

Menurut Cahyo, di tengah arus transformasi digital, data kini telah berubah menjadi aset strategis yang menentukan kualitas sebuah penelitian. Karena itu, mahasiswa dituntut tidak hanya memahami konsep akademik, tetapi juga mampu mengolah, menganalisis, dan mengintegrasikan data secara efektif. 

“Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori. Mereka harus mampu memanfaatkan data untuk menghasilkan riset yang benar-benar berdampak,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran Open Data Jawa Timur menjadi peluang besar yang belum sepenuhnya dimaksimalkan oleh kalangan akademisi. 

Dengan akses data yang terbuka dan beragam, mahasiswa memiliki ruang luas untuk mengembangkan riset yang lebih relevan, akurat, dan solutif terhadap persoalan di masyarakat. 

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa ketersediaan data saja tidak cukup. Tanpa kemampuan integrasi dan analisis yang baik, data hanya akan menjadi kumpulan informasi tanpa makna.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk memahami konsep integrasi data secara lebih komprehensif, memanfaatkan sumber data terbuka secara optimal, serta menghasilkan penelitian yang berbasis bukti dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, Cahyo juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam membangun ekosistem riset berbasis data. 

Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menciptakan inovasi yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. 

“Kolaborasi seperti ini penting agar riset mahasiswa tidak berhenti di kampus, tetapi bisa memberi dampak langsung bagi masyarakat,” katanya.

Ia berharap, kegiatan semacam ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi mampu mendorong perubahan pola pikir mahasiswa dalam melihat data sebagai fondasi utama dalam riset dan inovasi di masa depan. (hjr)

close
Pasang Iklan Disini