Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Adam Rusydi Dorong Sinergi Tiga Pilar Pemerintah Atasi Permasalahan Banjir dan Pendidikan di Sidoarjo

BERKAH News24 - Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Adam Rusydi mendorong penyelesaian berbagai persoalan seperti banjir, layanan kesehatan dan Pendidikan di Kabupaten Sidoarjo melalui sinergi tiga pilar antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. 

Hal ini disampaikan oleh Adam Rusydi kegiatan reses atau serap aspirasi bersama warga dan tenaga pendidik di SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo, Kamis (12/2/2026).

Adam Rusydi menegaskan, kompleksitas persoalan di Sidoarjo tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas pemerintahan sesuai kewenangan masing-masing. 

“Masalah banjir, irigasi, pendidikan, hingga kesehatan ini harus diselesaikan bersama. Tidak bisa hanya mengandalkan satu level pemerintahan. Perlu sinergi antara Pemkab, Pemprov, dan Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Dalam sektor pendidikan, Wakil Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo, Muhir, berharap adanya dukungan fasilitas untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Aspirasi tersebut mendapat perhatian serius.

Adam mengapresiasi peran Muhammadiyah yang dinilai konsisten dalam dunia pendidikan dan kesehatan, termasuk dalam pengelolaan aset lembaga.

“Kami pernah membantu TK di Buduran dan Porong. Muhammadiyah sangat konsen di dunia pendidikan dan kesehatan. Pengelolaan asetnya juga sangat baik,” katanya.

Ia menekankan bahwa setiap bantuan yang diperjuangkan melalui jalur aspirasi harus dimanfaatkan secara tepat dan akuntabel agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. 

“Usulan atas nama aspirator harus dipergunakan dengan baik. Ini penting agar tidak terjadi masalah di masa mendatang,” tegasnya.

Terkait akses pendidikan bagi siswa kurang mampu, Adam juga membuka ruang pengajuan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa yang benar-benar memenuhi kriteria. 

“Jika memang ada siswa yang betul-betul kurang mampu, monggo diajukan untuk mendapatkan beasiswa PIP,” ujarnya.

Selain siswa, peningkatan kapasitas guru swasta juga menjadi perhatian. Usulan agar ada dukungan beasiswa untuk guru dinilai penting guna meningkatkan kualitas pendidikan, akreditasi sekolah, dan kesejahteraan tenaga pendidik. 

“Peningkatan SDM dan kapasitas guru sangat penting. Mutu pendidikan akan meningkat kalau gurunya juga terus berkembang,” katanya.

Adam juga menyampaikan, pentingnya transparansi pengelolaan dana komite sekolah. Menurutnya, masyarakat menginginkan keterbukaan, termasuk mekanisme subsidi silang bagi orang tua siswa. 

“Bagi orang tua yang tidak mampu harus diberi kelonggaran. Yang mampu bisa membantu lebih. Ini bentuk kepedulian bersama terhadap masa depan generasi muda,” jelasnya.

Ia juga memastikan DPRD Jatim, akan mengawal aspirasi tersebut agar dapat dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan kementerian terkait, terutama jika menyangkut kewenangan lintas wilayah dan kebutuhan anggaran besar.

“DPRD Jatim akan terus bekerja keras mengawal aspirasi masyarakat Sidoarjo. Dengan sinergi tiga pilar pemerintahan, kita optimistis persoalan-persoalan ini bisa ditangani secara bertahap dan berkelanjutan,” pungkasnya. (pca/s)

close
Pasang Iklan Disini