Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Sajikan Ajang Olahraga Seru, Kampung Pesilat Pushbike Bupati Madiun Championship 2026 Sukses Digelar

BERKAH News24 –  Antusiasme masyarakat terpantau begitu tinggi memadati area perlombaan untuk menyaksikan langsung aksi lincah ratusan pembalap cilik dalam ajang Kampung Pesilat Pushbike Bupati Madiun Championship 2026, pada Sabtu malam (3/10/2026).

Event yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) bekerja sama dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Madiun ini berlangsung semarak sejak pagi hingga malam hari. Gelaran ini sekaligus menjadi tonggak sejarah sebagai ajang kompetisi *pushbike* perdana yang diselenggarakan di Kabupaten Madiun.

Turut hadir menyaksikan langsung di lokasi, Bupati Madiun Hari Wuryanto dengan didampingi Kepala Disparpora Kabupaten Madiun, sejumlah kepala OPD terkait, Ketua KORMI Kabupaten Madiun beserta jajaran, serta unsur Muspika Kecamatan Mejayan.

Dalam sambutannya, Bupati Madiun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kejuaraan ini dan berharap event serupa dapat dipatenkan menjadi agenda rutin daerah. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar sarana olahraga biasa, melainkan wadah pembentukan karakter anak sejak dini.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi agenda rutin. Ini menjadi wadah bagi anak-anak kita untuk melakukan kegiatan positif, berolahraga, sekaligus melatih keberanian,” tutur Bupati Hari Wuryanto.

Ia menambahkan, keberanian merupakan modal krusial bagi seseorang untuk meraih kesuksesan di masa depan. Oleh karena itu, anak-anak perlu diberi ruang untuk berani mencoba, berkompetisi, dan melatih kemampuannya. Di samping itu, Bupati menilai olahraga sepeda tanpa pedal ini menjadi solusi efektif untuk mengalihkan perhatian anak dari ketergantungan gawai (gadget).

“Sedikit demi sedikit kita bisa mengurangi anak-anak bermain HP. Dengan kegiatan positif seperti ini, mereka belajar menjaga keseimbangan, mengatur laju dan kecepatan. Mudah-mudahan ke depan mereka menjadi pemimpin-pemimpin yang luar biasa,” jelasnya.

Ajang perdana ini tercatat diikuti sedikitnya 400 peserta dari berbagai kelompok umur, mulai dari kelahiran tahun 2024 (usia 2 tahun) hingga kelas tertua kelahiran 2016 (usia 10 tahun). Tak hanya dari wilayah Madiun Raya, para peserta juga berdatangan dari berbagai penjuru daerah di Jawa Timur hingga Jawa Tengah.

Melihat tingginya respons peserta maupun masyarakat, kejuaraan ini diharapkan tak hanya menjadi ruang pembinaan atlet cilik, tetapi juga mampu menggerakkan geliat ekonomi dan pariwisata daerah. Kehadiran ratusan peserta dan pengunjung sukses memberikan warna baru bagi kawasan Caruban, menjadikan pusat ibu kota Kabupaten Madiun semakin semarak dan hidup hingga malam hari.(as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini